ANALISIS IMPLEMENTASI NILAI KEBANGSAAN DALAM PROGRAM LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN ORGANISASI PADA HIMPUNAN MAHASISWA MANAJEMEN (HMM) UNIVERSITAS PAMULANG
Kata Kunci:
Nilai Kebangsaan, LDKO, Kepemimpinan, Karakter Mahasiswa, Experiential LearningAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai kebangsaan dalam program Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) pada Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM-UNPAM). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan analisis pengalaman peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan LDKO memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter mahasiswa, khususnya dalam meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan kerja sama, serta keterampilan kepemimpinan. Selain itu, nilai kebangsaan seperti persatuan, toleransi, dan kepedulian sosial juga mengalami peningkatan melalui aktivitas berbasis pengalaman (experiential learning). Namun demikian, terdapat kendala dalam menjaga konsistensi penerapan nilai-nilai tersebut setelah kegiatan LDKO selesai, serta masih terbatasnya metode pembelajaran yang inovatif dalam beberapa sesi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program lanjutan dan inovasi metode pelaksanaan agar internalisasi nilai kebangsaan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan program pembinaan karakter mahasiswa berbasis organisasi.
This study aims to analyze the implementation of national values in the Basic Organizational Leadership Training (LDKO) program at the Management Student Association of Pamulang University (HMM-UNPAM). This research employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation and participant experience analysis. The results indicate that the implementation of LDKO has a positive impact on student character development, particularly in improving discipline, responsibility, teamwork, and leadership skills. In addition, national values such as unity, tolerance, and social awareness have also improved through experiential learning-based activities. However, challenges remain in maintaining the consistency of these values after the completion of the LDKO program, as well as the limited use of innovative learning methods in certain sessions. Therefore, it is necessary to strengthen follow-up programs and develop more innovative implementation methods to ensure the sustainability of national value internalization. This study is expected to serve as a reference for developing organization-based student character development programs.




