STRATEGI KEPALA PIMPINAN PERPUSTAKAAN UINSI SAMARINDA DALAM MENINGKATKAN MINAT LITERASI DI LINGKUNGAN KAMPUS

Penulis

  • Nopian Nur Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Bahrani Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • La Anduke Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Kata Kunci:

Strategi, Minat Literasi, Kampus

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam strategi kepala pimpinan Perpustakaan UINSI Samarinda dalam meningkatkan minat literasi mahasiswa di lingkungan kampus. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya kunjungan mahasiswa ke perpustakaan dan belum optimalnya pemanfaatan sumber informasi akademik yang kredibel, khususnya di era digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pendekatan ini digunakan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai proses manajemen perpustakaan, inovasi layanan, serta dampaknya terhadap aktivitas literasi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala perpustakaan menerapkan berbagai strategi yang saling mendukung, meliputi pengembangan layanan berbasis teknologi, penyediaan koleksi fisik dan digital yang relevan, penataan ruang baca yang lebih nyaman, peningkatan kompetensi pustakawan melalui pelatihan, serta pelaksanaan program literasi seperti kelas literasi informasi, pelatihan sitasi, dan kegiatan promosi literasi melalui media sosial. Strategi tersebut terbukti meningkatkan kunjungan perpustakaan, partisipasi mahasiswa dalam kegiatan literasi, serta penggunaan referensi akademik yang lebih berkualitas. Meskipun masih ditemukan hambatan seperti keterbatasan anggaran dan kebiasaan mahasiswa yang cenderung mengandalkan sumber daring yang kurang kredibel, pendekatan kepemimpinan yang adaptif dan inovatif mampu memberikan perubahan signifikan terhadap budaya literasi kampus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan perpustakaan yang responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan akademik mahasiswa menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan kampus yang literat. Temuan ini dapat menjadi rujukan bagi pengembangan manajemen perpustakaan perguruan tinggi lainnya dalam meningkatkan budaya literasi di era digital.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-25