PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN SOSIAL MEDIA INSTAGRAM TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI PADA MUSEUM NASIONAL INDONESIA

Penulis

  • Ryan Marcelino Lumbantoruan Politeknik Negeri Medan
  • Aulia Benazira Politeknik Negeri Medan

Kata Kunci:

Kualitas Pelayanan, Sosial Media Instagram, Minat Berkunjung Kembali

Abstrak

Minat berkunjung kembali merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan kunjungan wisatawan ke suatu destinasi, termasuk Museum Nasional Indonesia. Dalam era digital saat ini, peningkatan jumlah pengunjung tidak hanya bergantung pada pelayanan yang diberikan, tetapi juga pada kemampuan pengelola dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan komunikasi dengan publik. Fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa meskipun Museum Nasional Indonesia memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, tingkat kunjungan pengunjung cenderung berfluktuasi. Hal ini menandakan perlunya strategi yang efektif untuk mempertahankan dan meningkatkan minat berkunjung kembali melalui peningkatan kualitas pelayanan dan optimalisasi penggunaan media sosial, khususnya Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan media sosial Instagram terhadap minat berkunjung kembali pada Museum Nasional Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji hipotesis (uji t, uji F), dan analisis koefisien determinasi (R²) menggunakan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan media sosial Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali pada Museum Nasional Indonesia, baik secara parsial maupun simultan. Kedua variabel tersebut mampu menjelaskan sebesar 60,3% variasi pada variabel minat berkunjung kembali, sementara sisanya sebesar 39,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Revisit intention is an important factor in maintaining the sustainability of tourist visits to a destination, including the National Museum of Indonesia. In the digital era, the increase in visitor numbers does not only depend on the quality of services provided but also on the ability of management to utilize social media as a means of promotion and communication with the public. The phenomenon shows that although the National Museum of Indonesia has high historical and cultural value, the number of visitors tends to fluctuate. This indicates the need for effective strategies to maintain and increase revisit intention through improved service quality and optimal use of social media, particularly Instagram. This study aims to determine the effect of service quality and Instagram social media on revisit intention at the National Museum of Indonesia. The research employed a quantitative method involving 100 respondents. Data were analyzed using validity and reliability tests, classical assumption tests, and hypothesis testing (t-test, F- test), as well as the coefficient of determination (R²) analysis with the help of SPSS version 26. The results show that both service quality and Instagram social media have a positive and significant effect on revisit intention at the National Museum of Indonesia, either partially or simultaneously. These two variables explain 60.3% of the variation in revisit intention, while the remaining 39.7% is influenced by other factors not examined in this study.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-25