ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL SEMARANG-DEMAK DITINJAU DARI PROFESIONALISME DAN KODE ETIK INSINYUR

Penulis

  • Masyhta Syah Rani Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Budi Suswanto Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Pius X Rooswan H Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Kata Kunci:

Manajemen Risiko, Proyek Konstruksi, Profesionalisme Insinyur, Kode Etik Insinyur

Abstrak

Penelitian ini menganalisis penerapan Manajemen Risiko pada proyek Jalan Tol Semarang–Demak dengan meninjau profesionalisme dan kode etik insinyur. Keselamatan kerja merupakan aspek penting dalam melindungi pekerja, aset, dan keberlanjutan proyek. Profesionalisme insinyur, yang mencakup kompetensi teknis, tanggung jawab etis, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan, sangat berpengaruh terhadap efektivitas manajemen risiko. Penelitian dilakukan secara kualitatif melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar prosedur keselamatan, seperti pelatihan, APD, dan pengawasan, telah dijalankan dengan baik. Namun, masih terdapat kendala seperti ketidakpatuhan pekerja dan keterbatasan fasilitas pendukung. Risiko dianalisis dari dua perspektif: kontraktor dan masyarakat. Kontraktor menghadapi risiko ekonomi, teknis, perizinan, cuaca, dan keselamatan kerja yang berdampak pada biaya dan jadwal proyek. Sementara itu, masyarakat terdampak oleh polusi suara, debu, getaran, dan potensi kehilangan mata pencaharian. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi manajemen risiko dengan etika keinsinyuran. Peran insinyur sangat vital dalam menjaga keberhasilan proyek serta meminimalkan dampak sosial melalui komunikasi, pengawasan, dan solusi teknis yang bertanggung jawab.

This study examines the implementation of Risk Management in the Semarang–Demak Toll Road construction project by analyzing engineering professionalism and the engineers’ code of ethics. Safety is a key aspect in protecting workers, assets, and project sustainability. Engineering professionalism—encompassing technical competence, ethical responsibility, and adherence to safety standards—plays a vital role in effective risk management. The research uses a qualitative descriptive method through interviews, field observations, and document analysis. Results show that safety measures such as PPE use, training, and supervision have generally met required standards. However, issues remain, particularly in worker compliance and limited supporting facilities. Engineering professionalism is reflected in the effort to raise safety awareness and provide technical solutions to challenges. Ethical compliance, including responsibility to society and professional integrity, guides these practices. Risk analysis was conducted from the perspectives of contractors and the public. Contractors face major risks from economic factors, construction obstacles, permits, weather, and safety. The public is more affected by noise, dust, vibration, and livelihood disruption. These insights highlight the engineer’s dual role in ensuring project success and social responsibility, emphasizing the need to integrate risk management with ethical engineering practices.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-16