MENGURAI BENANG GANDA: TANTANGAN PEREMPUAN PEDESAAN DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN

Penulis

  • Myrvana Sari Putri Universitas Brawijaya

Kata Kunci:

Pemberdayaan Perempuan, Peran Ganda, Partisipasi Sosial

Abstrak

Partisipasi perempuan dalam program pemberdayaan desa seringkali dihadapkan pada ketimpangan struktural dan beban ganda yang membatasi ruang gerak mereka, namun aspek ini masih jarang dikaji secara mendalam dari perspektif kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika partisipasi perempuan dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pematang Tinggi, Kabupaten Pelalawan, Riau, dengan fokus pada tantangan peran ganda yang mereka jalani. Menggunakan pendekatan etnografi, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap anggota yang masih aktif maupun yang telah mengundurkan diri. Hasil penelitian kemudian menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam KWT sangat dipengaruhi oleh beban domestik sekaligus tuntutan ekonomi yang menyulitkan mereka untuk berpartisipasi secara konsisten. Meskipun demikian, para perempuan mengembangkan strategi negosiasi waktu dan menciptakan ruang sosial yang hangat di dalam kelompo serta menjadi suatu bentuk agensi dan resistensi terhadap keterbatasan struktural. Berdasarkan temuan, penelitian ini menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan perlu berakar pada pemahaman atas ritme dan pengalaman hidup sehari-hari, serta mengkritisi pendekatan struktural yang cenderung mengabaikan dinamika tersebut guna menciptakan ruang pemberdayaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30