PENGARUH LATIHAN FISIK TERSTRUKTUR TERHADAP PENINGKATAN ATENSI PADA ANAK ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) DI YAYASAN TRI ASIH JAKARTA BARAT
Kata Kunci:
Latihan Fisik Terstruktur, TerstrukturAtensi, ADHD, Vanderbilt ADHD Diagnostic Rating Scale, Trail Makaing Test (TMT) A &BAbstrak
Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan neurodevelopmental yang ditandai oleh kesulitan mempertahankan attention, kontrol impuls serta kecenderungan aktivitas motorik berlebih. Masalah utama pada anak ADHD, salah satunya adalah deficit atensi pada anak yang dapat mengganggu aktivitas belajar, interaksi sosial dan aktivitas sehari-hari. Latihan fisik terstruktur merupakan salah satu intervensi non farmakologis yang digunakan. Tujuan Penelitian ini, untukmengetahui pengaruh Latihan Fisik Terstruktur terhadap peningkatan atensi pada anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di Yayasan Tri Asih Jakarta Barat. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sample penelitian berjumlah 24 anak ADHD yang dipilih dengan metode sampling jenuh. Intervensi dalam penelitian ini berupa Latihan Fisik Terstruktur yang diberikan sebanyak tiga kali dalam seminggu selama 6 minggu dengan durasi 45 menit di setiap sesi. Pengukuran peningkatan atensi dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan dua instrument yaitu Vanderbilt ADHD Diagnostic Rating Scale (VADRS) dan Trail Making Test (TMT) A & B. Hasil uji statistic antara sebelum dan sesudah intervensi menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Uji paired Sample T-Test menunjukkan nilai p=0,000 (p<0.05) sehingga dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh Latihan Fisik Terstruktur terhadap peningkatan atensi pada anak ADHD. Terdapat pengaruh pemberian intervensi Latihan Fisik Terstruktur terhadapa peningkatan atensi pada anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)