PENYULUHAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA REMAJA SMAN 10 BANDUNG

Penulis

  • Dhini Wahyuni Novitasari Institut Kesehatan Rajawali
  • Diani Aliansy Institut Kesehatan Rajawali
  • Klarisa Dwi Prayoga Institut Kesehatan Rajawali
  • Nazwa Yunita Sopyan Institut Kesehatan Rajawali
  • Kaila Aulia Institut Kesehatan Rajawali
  • Tashiea Awaleea Institut Kesehatan Rajawali
  • Siti Silma Institut Kesehatan Rajawali
  • Neng Desvi Institut Kesehatan Rajawali
  • Yufi Rahma Institut Kesehatan Rajawali
  • Sulistia Nurul Institut Kesehatan Rajawali

Kata Kunci:

Penyuluhan, HIV/AIDS, Remaja

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengetahuan remaja tentang pencegahan HIV dan AIDS di SMAN 10 Bandung, khususnya di kalangan siswa kelas XII. HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan global yang signifikan di kalangan remaja, sehingga penting untuk menilai pemahaman mereka. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan total sampling, melibatkan 31 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan teknik univariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa (100%) sudah mendengar tentang HIV/AIDS, dengan sumber utama informasi berasal dari media sosial (82,1%). Sebanyak 75% siswa percaya bahwa HIV/AIDS dapat dicegah, terutama dengan tidak melakukan hubungan seksual sembarangan (46,4%) dan melalui edukasi tentang hubungan seksual yang aman (35,7%). Semua siswa (100%) menyadari bahwa remaja berisiko tertular HIV/AIDS karena faktor perilaku dan kurangnya edukasi dini. Sebanyak 75% siswa merasa materi penyuluhan sangat membantu, dan 25% merasa cukup membantu. Mayoritas siswa dapat menyebutkan cara pencegahan yang efektif, seperti pemeriksaan rutin (7,1%) dan menghindari penggunaan jarum suntik bersama (3,6%).Penelitian ini menekankan pentingnya program pendidikan komprehensif untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang HIV/AIDS di kalangan remaja, serta mengurangi kesenjangan pengetahuan yang ada. Intervensi yang ditargetkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan HIV/AIDS, berkontribusi pada hasil kesehatan yang lebih baik dan mengurangi stigma terhadap penyakit ini.

This study aims to assess adolescents' knowledge of HIV and AIDS prevention at SMAN 10 Bandung, specifically among 12th-grade students. HIV/AIDS is a significant global health issue, particularly among adolescents, making it essential to evaluate their understanding of this topic. The research used a descriptive quantitative method with total sampling, involving 31 students. Data was collected through a structured questionnaire and analyzed using univariate techniques. The results showed that all students (100%) had heard of HIV/AIDS, with the primary source of information being social media (82.1%). Seventy-five percent of students believe HIV/AIDS can be prevented, particularly by avoiding unsafe sexual practices (46.4%) and through education on safe sexual relationships (35.7%). All students (100%) are aware that adolescents are at risk of contracting HIV/AIDS due to behavioral factors and a lack of early education. Seventy-five percent of students felt that the counseling materials were very helpful, while 25% found them somewhat helpful. Most students could identify effective prevention methods, such as regular testing (7.1%) and avoiding shared needle use (3.6%). This study emphasizes the need for comprehensive educational programs to raise awareness and understanding of HIV/AIDS among adolescents and address the identified knowledge gaps. Targeted interventions can enhance knowledge and attitudes toward HIV/AIDS prevention, ultimately contributing to better health outcomes and reducing stigma associated with the disease.

Unduhan

Diterbitkan

2025-01-30