HUBUNGAN KONSUMSI BUAH, SAYUR, DAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN KEBUGARAN JASMANI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD MUHAMMADIYAH AMBARKETAWANG 3

Penulis

  • Rahmawati Cahya Ardittasari Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Istinengtiyas Tirta Suminar Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Kata Kunci:

Konsumsi Buah Dan Sayur, Tingkat Aktivitas Fisik, Kebugaran Jasmani

Abstrak

Pendidikan jasmani disekolah memiliki peran memberikan dorongan kepada anak-anak dan remaja dalam melakukan aktivitas fisik yang dapat mengembangkan kebugaran jasmani secara langsung. Namun, aktivitas fisik yang diperoleh dari pembelajaran kurang menunjang para siswa untuk mendapatkan kebugaran jasmani. Pada anak sekolah dasar aktivitas fisik banyak dilakukan dengan kegiatan bermain. Dengan segala permainan, baik permainan tradisional ataupun permainan modern dengan kemajuan teknologi saat ini untuk mengolah diri yang cukup bermanfaat bagi pengembangan motivasi dan prestasi seorang anak. Anak usia sekolah juga dianjurkan untuk konsumsi buah dan agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi buah, sayur dan tingkat aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani pada anak usia sekolah di SD Muhammadiyah Ambarketawang 3. Jenis penelitian yaitu deskripsi korelasi dengan metode cross-sectional dengan populasi sebanyak 153. Pengambilan sampel pada penelitian ini mengggunakan teknik Simple Random Sampling dihitung menggunakan rumus Slovin dengan tingkat signifikan 0,05 didapatkan 112 responden. Instrument untuk mengetahui konsumsi buah dan sayur menggunakan Food Frequency Questionere (FFQ) didapatkan hasil konsumsi buah dan sayur berkategori kurang (63,4%), Kuesioner PAQ-C untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik didapatkan hasil aktivitas fisik ringan (48,2%) dan Harvard Step Up Test untuk kebugaran jasmani didapatkan hasil kebugaran jasmani cukup sebanyak (42%). Hasil uji statistik menggunakan uji Kendall Tau menunjukan p-value > 0,05 yaitu 0,478 untuk konsumsi buah dan sayur dengan kebugaran jasmani sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi buah dan sayur dengan kebugaran jasmani pada anak usia sekolah di SD Muhammadiyah Ambarketawang3. Uji statistik untuk tingkat aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani menggunakan uji Kendall Tau menunjukan p-value > 0,05 yaitu 0,166 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani pada anak usia sekolah di SD Muhammadiyah Ambarketawang 3.

 

School-based physical education programs play a part in motivating children and adolescents to engage in physical activities that directly improve their physical fitness. Physical activity that comes from learning, however, does not help pupils become physically fit. Children in elementary school mostly engage in play activities as a form of physical activity. All of the games—both classic and contemporary—use the latest technology advancements to grow themselves, which is highly advantageous for a child's motivation and success. School-age children are also encouraged to consume fruit and to maintain their health and prevent various diseases. This study aims to determine the relationship between fruit, vegetable consumption and physical activity levels and physical fitness in school-age children at SD (Elementary School) Muhammadiyah Ambarketawang 3. The research type was a correlation description using a cross-sectional approach with the population was 153. In this study, 112 respondents were selected using the Simple Random Sampling technique, which was determined using the Slovin formula with a significance level of 0.05. The instrument to determine fruit and vegetable consumption using the Food Frequency Questionnaire (FFQ) obtained the results of fruit and vegetable consumption in the category of less (63.4%), the PAQ-C Questionnaire to determine the level of physical activity obtained the results of light physical activity (48.2%), and the Harvard Step Up Test for physical fitness obtained the results of sufficient physical fitness (42%). The results of the statistical test using the Kendall Tau test showed a p-value> 0.05, which is 0.478 for fruit and vegetable consumption with physical fitness. Therefore, it can be concluded that there is no significant relationship between fruit and vegetable consumption and physical fitness in school-age children at SD Muhammadiyah Ambarketawang 3. The statistical test for the level of physical activity with physical fitness using the Kendall Tau test showed a p-value> 0.05, which is 0.166. Thus, it can be concluded that there is no significant relationship between the level of physical activity and physical fitness in school-age children at SD Muhammadiyah Ambarketawang 3.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-30