DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP PENINGKATAN PENYAKIT DIABETES MELITUS: KAJIAN SCOPING REVIEW

Penulis

  • Cathrine Elizabeth Br Naibaho Universitas Prima Indonesia
  • Hartono Universitas Prima Indonesia
  • Andry Simanullang Universitas Prima Indonesia

Kata Kunci:

Diabetes Melitus, Ketahanan Pangan, Ketimpangan Sosial, Polusi Udara, Suhu Ekstrem

Abstrak

Perubahan iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan dan ekonomi, tetapi juga memiliki konsekuensi kesehatan yang signifikan, termasuk peningkatan prevalensi dan komplikasi diabetes melitus (DM). Penelitian ini bertujuan untuk menelaah keterkaitan antara perubahan iklim dan DM melalui kajian literatur sistematis menggunakan metode scoping review. Sumber data diperoleh dari database PubMed, ScienceDirect, Springer, dan Google Scholar, dengan rentang publikasi tahun 2017–2024. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi yang melibatkan populasi dengan diabetes, paparan terhadap suhu ekstrem, polusi udara, gangguan pangan, dan ketimpangan sistem layanan kesehatan. Sebanyak 15 artikel ilmiah terpilih untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan iklim meningkatkan risiko DM melalui lima mekanisme utama, yakni suhu ekstrem yang memperburuk kontrol glukosa dan meningkatkan risiko komplikasi, polusi udara (PM2.5, NO2) yang menyebabkan resistensi insulin, gangguan ketahanan pangan yang mendorong pola konsumsi tidak sehat, ketimpangan akses layanan kesehatan pada kelompok rentan, serta disfungsi sistem kesehatan dan alat medis dalam situasi bencana. Simpulan dari kajian ini menunjukkan perlunya kebijakan integratif antara mitigasi perubahan iklim dan penguatan sistem kesehatan sebagai langkah strategis untuk menurunkan beban penyakit tidak menular, khususnya diabetes.

Climate change does not only impact the environment and economy but also has significant health implications, including increasing the prevalence and complications of diabetes mellitus (DM). This study aims to examine the relationship between climate change and DM through a systematic scoping review. Data were obtained from databases such as PubMed, ScienceDirect, Springer, and Google Scholar, published between 2017 and 2024. Selection was based on inclusion criteria involving populations with diabetes, exposure to extreme temperatures, air pollution, food system disruptions, and healthcare system disparities. Fifteen scientific articles were selected for analysis. The review found that climate change exacerbates DM through five main mechanisms: extreme temperatures that worsen glucose control and increase complication risks, air pollution (PM2.5, NO2) inducing insulin resistance, food insecurity promoting unhealthy dietary shifts, health access inequality among vulnerable groups, and health system and medical technology dysfunction during disasters. This study concludes that integrative policies combining climate change mitigation with health system strengthening are essential strategies for reducing the burden of non-communicable diseases, particularly diabetes.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-30