PENGGUNAAN JENIS OBAT ANTIPSIKOTIK MEMENGARUHI TINGKAT KEKAMBUHAN PADA PASIEN IZOFRENIA

Penulis

  • Iin Damayanti Adam Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Mamnuah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Kata Kunci:

Antipsikotik, Kekambuhan, Penggunaan Obat, Skizofrenia

Abstrak

Latar Belakang: Kekambuhan adalah tantangan yang seringkali muncul pada pengobatan skizofrenia. Salah satu pencegahan kambuh pada orang yang menderita skizofrenia adalah dengan mengonsumsi antipsikotik. Tujuan: Menganalisis hubungan penggunaan jenis obat antipsikotik dengan tingkat kekambuhan pada pasien skizofrenia. Metode: Desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 57 pasien skizofrenia. Instrumen penelitian lembar pengumpulan data rekam medik. Hasil penelitian dianalisis dengan uji spearman rank. Hasil: Pasien skizofrenia sebagian besar mendapatkan jenis obat kombinasi atipikal-tipikal (50,9%). Tingkat kekambuhan pasien skizofrenia adalah sedang (43,9%). Hasil uji spearman rank diperoleh nilai p (0,000) < 0,05. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan jenis obat antipsikotik dengan tingkat kekambuhan pada pasien skizofrenia

Background: Relapse is a common challenge in the treatment of schizophrenia. One way to prevent relapse in people with schizophrenia is to take antipsychotics. Objective: To analyze the relationship between the use of antipsychotic medication and relapse rates in schizophrenia patients. Method: Correlational design with a cross-sectional approach. A sample of 57 schizophrenia patients was obtained by using a purposive sampling technique. The research instrument was a medical record data collection sheet. The results were analyzed using the Spearman rank test. Results: Most schizophrenia patients received a combination of typical medications (50.9%). The relapse rate among schizophrenia patients was moderate (43.9%). The Spearman rank test yielded a p-value (0.000) <0.05. Conclusion: There is a significant relationship between the type of antipsychotic medication and the relapse rate in schizophrenia patients.

 

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-30