FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT DIABETES MELITUS TIPE II PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI-KASSI
Kata Kunci:
Pola Makan, Stres, Lingkar Perut, Dan Diabetes MelitusAbstrak
Diabetes melitus (DM) mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu pola makan,stress dan lingkar perut (Obesitas Central). Mayoritas kejadian diabetes melitus (DM) terjadi pada kelompok lanjut usia. Karena pada tubuh lansia mengalami perubahan toleransi terhadap glukosa. DM dapat muncul ketika usia > 40 tahun karena dipengaruhi oleh gaya hidup masyarakat baik dari aktivitas fisik, hingga pola makan. Memasuki masa lansia, diabetes terjadi karena resistensi insulin, kurangnya masa otot dan munculnya perubahan pembuluh darah, obesitas, pola makan tidak teratur, stres, lingkar perut (obesitas central) dan genetik. Penyebab utama diabetes disebabkan oleh faktor genetik dan gaya hidup tidak sehat. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit diabetes melitus Tipe II pada lansia di Puskesmas Kassi-kassi. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 20 responden, tekhnik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 28 april – 28 mei 2025. Instrumen penelitian yang digunakan adalah alat ukur gula darah (sinocare), pita ukur dan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistical package social secince (SPSS) versi 21, dengan uji chi suare. Hasil : Responden yang pola makan buruk sebanyak (65%) dan pola makan baik sebanyak (35%). Responden yang selalu merasa stres sebanyak (45%), jarang sebanyak (35%) dan tidak pernah sebanyak (20%). Responden lingkar perut obesitas sebanyak (75%) dan normal sebanyak (25%). Didapatkan pola makan p value = 0,001 sehingga p value < 0,05 dan kekuatan hubunganya kuat ditandai dengan nilai Phi Cramer’s 0,707, didapatkan stres p value = 0,002 sehingga p value <0,05 dan kekuatan hubungannya kuat ditandai dengan nilai Phi Cramer’s 0,707 dan didapatkan lingkar perut p value = 0,002 sehingga p value <0,05 dan kekuatan hubungannya kuat ditandai dengan nilai Phi Cramer’s 0,850.




