PENGARUH KOMBINASI TERAPI GUIDED IMAGERY DENGAN TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN GASTRITIS DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS JEKULO KUDUS

Penulis

  • Zahra Ifada Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Sukesih Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Sukarmin Universitas Muhammadiyah Kudus

Kata Kunci:

Gastritis, Kecemasan, Guided Imagery

Abstrak

Gastritis merupakan salah satu penyakit saluran pencernaan yang sering disertai dengan masalah psikologis berupa kecemasan. Kecemasan yang tidak terkontrol dapat memperburuk kondisi gastritis dan menghambat proses penyembuhan. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan adalah kombinasi terapi guided imagery dan terapi relaksasi Benson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi guided imagery dengan terapi relaksasi Benson terhadap tingkat kecemasan pada pasien gastritis di wilayah UPTD Puskesmas Jekulo Kudus. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan pendekatan pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian adalah pasien gastritis yang mengalami kecemasan dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan yang signifikan setelah pemberian kombinasi terapi guided imagery dan terapi relaksasi Benson. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kombinasi terapi guided imagery dan terapi relaksasi Benson berpengaruh dalam menurunkan kecemasan pada pasien gastritis dan dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan komplementer.

Gastritis is a common gastrointestinal disorder that is often accompanied by psychological problems such as anxiety. Uncontrolled anxiety can worsen gastritis symptoms and delay the healing process. One nonpharmacological intervention to reduce anxiety is the combination of guided imagery therapy and Benson relaxation therapy. This study aimed to determine the effect of the combination of guided imagery and Benson relaxation therapy on anxiety levels in gastritis patients in the working area of UPTD Puskesmas Jekulo Kudus. This study used a quantitative method with a quasi-experimental design using a pretest–posttest approach without a control group. The sample consisted of gastritis patients experiencing anxiety, selected through purposive sampling. Anxiety levels were measured before and after the intervention. The results showed a significant decrease in anxiety levels after the administration of the combined guided imagery and Benson relaxation therapy. This study concludes that the combination of guided imagery and Benson relaxation therapy has a significant effect in reducing anxiety in gastritis patients and can be applied as a complementary nursing intervention.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30