PENGARUH PENDIDIKAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN MENGGOSOK GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD 1 MIJEN
Kata Kunci:
Media Audiovisual, Pengetahuan, Menggosok Gigi, Anak Usia SekolahAbstrak
Masalah kesehatan gigi dan mulut masih banyak ditemukan pada anak usia sekolah, khususnya akibat rendahnya pengetahuan dan kebiasaan menggosok gigi yang tidak sesuai dengan anjuran. Anak usia 9–10 tahun merupakan kelompok rentan karena berada pada masa transisi dari gigi susu ke gigi permanen. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan anak mengenai cara menggosok gigi yang benar adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan media audiovisual terhadap pengetahuan menggosok gigi pada anak usia sekolah di SD 1 Mijen. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode pra-eksperimen menggunakan one group pretest–posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SD 1 Mijen sebanyak 263 siswa, dengan jumlah sampel sebanyak 159 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual. Data dianalisis secara statistik untuk melihat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan menggosok gigi pada siswa setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual. Hal ini menunjukkan bahwa media audiovisual efektif sebagai sarana edukasi kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan menggosok gigi pada anak usia sekolah di SD 1 Mijen. Oleh karena itu, media audiovisual dapat dijadikan alternatif metode edukasi kesehatan gigi di lingkungan sekolah.




