PERAN ADVOKAT DALAM MENANGANI KLIEN DALAM KASUS PENIPUAN DAN PENGGELAPAN

Penulis

  • Francesko Totti Hotmatua Sitanggang Fakultas Hukum, Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Budiman N.P.D Sinaga Fakultas Hukum, Universitas HKBP Nommensen Medan

Kata Kunci:

Advokat, Penipuan, Penggelapan, Pembelaan Hukum, Hukum Pidana

Abstrak

Penelitian ini mengkaji peran strategis advokat dalam menangani perkara pidana khususnya tindak pidana penipuan dan penggelapan. Advokat memiliki tanggung jawab ganda sebagai penasihat hukum dan pembela klien dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Penelitian ini menganalisis fungsi advokat mulai dari tahap penyidikan hingga persidangan, serta tantangan yang dihadapi dalam membuktikan unsur-unsur delik penipuan (Pasal 378 KUHP) dan penggelapan (Pasal 372 KUHP). Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran advokat sangat krusial dalam memastikan hak-hak tersangka/terdakwa terlindungi, melakukan analisis pembuktian unsur mens rea dan actus reus, serta menyusun strategi pembelaan yang efektif. Advokat juga berperan dalam upaya diversi dan mediasi penal untuk mencapai penyelesaian yang lebih restoratif. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa profesionalisme advokat dalam menangani kasus penipuan dan penggelapan berkontribusi signifikan terhadap terwujudnya due process of law dan keadilan substantif dalam sistem peradilan pidana.

This research examines the strategic role of advocates in handling criminal cases, specifically fraud and embezzlement offenses. Advocates have dual responsibilities as legal advisors and defenders of clients within Indonesia's criminal justice system. This study analyzes the functions of advocates from the investigation stage to trial proceedings, as well as challenges faced in proving elements of fraud (Article 378 Criminal Code) and embezzlement (Article 372 Criminal Code). The research method employed is normative juridical with statutory and case approaches. Research findings indicate that the advocate's role is crucial in ensuring the protection of suspect/defendant rights, conducting evidentiary analysis of mens rea and actus reus elements, and formulating effective defense strategies. Advocates also play a role in diversion efforts and penal mediation to achieve more restorative resolutions. The research conclusion affirms that advocate professionalism in handling fraud and embezzlement cases contributes significantly to realizing due process of law and substantive justice in the criminal justice system.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30