MENGANALISIS CAPAIAN IMPLEMENTASI KURIKULUM INTEGRATIF PADA OUTPUT PERGURUAN TINGGI DI SPANYOL DAN BRUNEI DARUSSALAM

Penulis

  • Harisa Febrihana Institut Agama Islam Al-Qur’an dan Al-Ittifaqiah
  • Komarudin Sassi Institut Agama Islam Al-Qur’an dan Al-Ittifaqiah

Kata Kunci:

Integrative Curriculum, Higher Education, Spain, Brunei Darussalam, Employability, Interdisipliner

Abstrak

This study aims to analyze the achievements of integrative curriculum implementation on higher education outputs in Spain and Brunei Darussalam. Using a descriptive-analytical method, this research investigates the effectiveness of integrative curriculum application in enhancing graduate quality in both countries. Data were collected through literature studies, interviews with higher education stakeholders, and analysis of educational policy documents. The results indicate that the implementation of integrative curriculum in Spain has contributed to improving students' critical thinking skills and creativity, while in Brunei Darussalam, it has strengthened the integration of cultural and religious values in higher education. However, both countries still face challenges in synchronizing the curriculum with industry needs. This study concludes that although integrative curriculum has the potential to enhance the quality of higher education outputs, continuous adjustments and closer collaboration between educational institutions and the industrial sector are necessary to maximize its effectiveness. The study also reveals challenges in implementing integrative curricula, including resistance from academic staff and resource limitations. In conclusion, while integrative curricula show positive outcomes, continuous adjustments are necessary to meet the dynamic labor market needs and the local context of each country.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis capaian implementasi kurikulum integratif pada output perguruan tinggi di Spanyol dan Brunei Darussalam. Dengan menggunakan metode deskriptif analisis, studi ini menyelidiki efektivitas penerapan kurikulum integratif dalam meningkatkan kualitas lulusan di kedua negara tersebut. Data dikumpulkan melalui studi literatur, wawancara dengan para pemangku kepentingan pendidikan tinggi, dan analisis dokumen kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum integratif di Spanyol telah berkontribusi pada peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mahasiswa, sementara di Brunei Darussalam, penerapan kurikulum ini telah memperkuat integrasi nilai-nilai budaya dan agama dalam pendidikan tinggi. Namun, kedua negara masih menghadapi tantangan dalam hal sinkronisasi antara kurikulum dan kebutuhan industri. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun kurikulum integratif memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas output perguruan tinggi, diperlukan penyesuaian berkelanjutan dan kolaborasi yang lebih erat antara institusi pendidikan dan sektor industri untuk memaksimalkan efektivitasnya. Penelitian ini juga mengungkapkan tantangan dalam penerapan kurikulum integratif, termasuk resistensi dari staf akademik dan keterbatasan sumber daya. Kesimpulannya, meskipun kurikulum integratif menunjukkan hasil positif, diperlukan penyesuaian berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja yang dinamis dan konteks lokal masing-masing negara.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-20