IMPLEMENTASI MODEL “ATIK” UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF PERMAINAN LEGO PADA KELOMPOK B DI TK INTEGRAL AL AMIIN I HIDAYATULLAH TIMIKA

Penulis

  • Ulva Universitas Panca Sakti Bekasi, Indonesia
  • Nur Lailatul Jannah Universitas Panca Sakti Bekasi, Indonesia
  • Erniati R. Universitas Panca Sakti Bekasi, Indonesia
  • Sri Watini Universitas Panca Sakti Bekasi, Indonesia

Kata Kunci:

ATIK, Kognitif, Lego

Abstrak

This research aims to implement the ATIK (Observe, Imitate, Modify) model to improve children's abilities in observing, imitating and learning in the hope of improving cognitive abilities in Kindergarten B children through the use of Lego games. The research method used is Classroom Action Research (PTK) which is carried out in four stages, namely planning, action implementation, observation and reflection. PTK is carried out in two cycles with the same stages. The subjects in this study were 12 children aged 5-6 years at Integral Al Amiin I Hidayatullah Timika Kindergarten. The data collection techniques in this research are observation, recording and documentation, while the data processing techniques are descriptive quantitative with processing. The cognitive ability of playing Lego which was carried out before the action (pre-cycle) was 25% or 3 out of 12 students with very good development conditions (BSB), then given the first cycle action, achievement increased to 58% or 7 out of 12 students, and after being given the action in cycle II increased again to 84% or 10 out of 12 students with very good developing abilities (BSB). Based on the results of the analysis and discussion, the results of this research can be concluded that children's cognitive abilities can be improved by using the approachATIK model through Lego play. The ATIK model through Lego games has been proven to improve children's ability to solve problems, spatial abilities, creativity and understanding of concepts in children.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Model ATIK (Amati, Tiru, Modifikasi) guna meningkatkan kemampuan anak dalam mengamati, menirukan, dan dapat melakukan pembelajaran dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak TK B dengan permainan lego. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan Tindakan, observasi, dan refleksi. PTK dilakukan sebanyak dua siklus dengan tahapan yang sama. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 12 anak berusia 5-6 tahun di TK Integral Al Amiin I Hidayatullah Timika. Kemampuan kognitif pemainan lego yang dilakukan sebelum tindakan (pra siklus) yaitu 25% atau 3 dari 12 siswa dengan kondisi berkembang sangat baik (BSB), kemudian diberi tindakan siklus I pencapaian meningkat menjadi 58% atau 7 dari 12 siswa, dan setelah diberit tindakan pada siklus II meningkat kembali mejadi 84% atau 10 dari 12 siswa dengan kemampuan berkembang sangat baik (BSB). Berdasarkan analisis dan pembahasan, hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan kognitif anak dapat ditingkatkan dengan menggunakan pendekatan Model ATIK dengan permainan lego. Peningkatan kemampuan kognitif anak dalam memecahkan masalah, kemampuan spasial, kreatifitas dan pemahaman konsep pada anak.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-13