PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN BERBASIS RAPOR: ANALISIS IMPLEMENTASI STRATEGIK DI DINAS PENDIDIKAN JAWA TIMUR
Kata Kunci:
Pemetaan Mutu, Rapor Pendidikan, Implementasi StrategikAbstrak
Mutu pendidikan merupakan aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia, sehingga diperlukan instrumen pemetaan yang akurat. Sejak 2021, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi meluncurkan Rapor Pendidikan sebagai alat evaluasi mutu sekolah yang mencakup literasi, numerasi, kualitas pembelajaran, serta iklim satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi implementasi pemanfaatan Rapor Pendidikan di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, (2) menganalisis faktor pendukung dan hambatan dalam implementasinya, serta (3) merumuskan rekomendasi peningkatan mutu pendidikan berbasis data. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi implementasi dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan, pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi regulasi nasional, komitmen pimpinan dinas, dan dukungan sarana teknologi, sedangkan hambatan utamanya adalah rendahnya literasi data guru serta keterbatasan sumber daya manusia. Penelitian ini menegaskan bahwa Rapor Pendidikan dapat menjadi instrumen strategis perencanaan mutu apabila ditunjang dengan pendampingan intensif dan peningkatan kapasitas SDM.
Educational quality is a crucial aspect in human resource development, necessitating accurate mapping instruments. Since 2021, the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology has launched the Education Report Card as a school quality evaluation tool encompassing literacy, numeracy, learning quality, and the climate of educational units. This study aims to (1) describe the implementation strategy for utilizing the Education Report Card at the East Java Provincial Education Office, (2) analyze supporting factors and obstacles in its implementation, and (3) formulate recommendations for improving education quality based on data. The study used a descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews, documentation, and literature studies. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the implementation strategy is carried out through socialization and training, technical assistance, and continuous monitoring and evaluation. Supporting factors include national regulations, commitment from agency leaders, and technological support, while the main obstacles are low teacher data literacy and limited human resources. This study confirms that the Education Report Card can be a strategic instrument for quality planning if supported by intensive assistance and increased human resource capacity.




