PENERAPAN MENGENAL NOTASI ANGKA SEDERHANA DALAM MUSIK PADA KEGATAN PEMBELAJARAN DIKELAS VIII SMPN 10 KUPANG
Kata Kunci:
Notasi Angka, Pembelajar Dan Musik, Penelitian Tindakan Kelas, Peningkatan Kemampuan Musik, SMPN 10 KupangAbstrak
This study focuses on efforts to improve the ability of eighth-grade students at SMPN 10 Kupang in understanding and applying simple number notation within the context of music learning. Recognizing the importance of understanding music notation as a foundation in music making, this research aims to identify the effectiveness of using learning methods focused on number notation. The research employs a Classroom Action Research (CAR) approach conducted over two cycles. Each cycle involves planning, action, observation, and reflection. Data collection techniques include participatory observation to record student interactions and activities during learning, notation performance tests to measure students' practical ability to play musical instruments based on number notation, and documentation in the form of photos and videos to record the learning process. The results showed that there was a significant increase in students' ability to apply simple number notation after participating in learning with the applied method. This is evident from the increase in notation performance test scores from cycle I to cycle II, as well as increased active participation of students in learning activities. This study concludes that the application of simple number notation with appropriate methods can be an effective strategy in improving students' understanding and musical skills at the junior high school level.
Penelitian ini difokuskan pada upaya menanamkan dalam diri siswa kelas VIII SMPN 10 Kupang kemampuan memahami dan menerapkan notasi angka sederhana dalam konteks pembelajaran musik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas penggunaan metode pembelajaran yang berfokus pada notasi angka. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus melibatkan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif untuk mencatat interaksi dan aktivitas siswa selama pembelajaran, tes performansi notasi untuk mengukur kemampuan praktis siswa dalam memainkan alat musik berdasarkan notasi angka, serta dokumentasi berupa foto dan video untuk merekam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan siswa dalam menerapkan notasi angka sederhana mengalami peningkatan signifikan setelah mengikuti pembelajaran dengan metode yang diterapkan. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai tes performansi notasi dari siklus I ke siklus II, serta peningkatan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian disimpulkan bahwa penerapan notasi angka sederhana dengan metode yang tepat dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan bermusik siswa di tingkat SMP.




