PERAN KOMUNIKASI ORGANISASI DI PERPUSTAKAAN DALAM MENDUKUNG PROSES BELAJAR DI SMP 27 MEDAN

Penulis

  • Panji Kesuma Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Siti Nurhaliza Siregar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Poviola Chaerani Putri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rizki Akmalia Universitas Al Wasliyah Medan

Kata Kunci:

Komunikasi Organisasi, Kolaborasi Guru-Pustakawan, Inovasi Pendidikan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi organisasi di perpustakaan sekolah dalam mendukung proses belajar siswa di SMP Negeri 27 Medan. fokus kajian diarahkan pada pola komunikasi antara pustakawan, guru, pimpinan sekolah, dan siswa dalam menjalankan program literasi, pengadaan koleksi, serta evaluasi layanan perpustakaan. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi yang efektif menjadi fondasi utama keberhasilan pengelolaan perpustakaan. alur komunikasi vertikal antara kepala sekolah dan pustakawan menciptakan keselarasan kebijakan, sementara komunikasi horizontal antar guru dan staf memastikan koordinasi layanan berjalan lancar. penerapan komunikasi dua arah mendorong partisipasi aktif seluruh unsur sekolah, sehingga perpustakaan berfungsi bukan hanya sebagai penyedia buku, tetapi juga sebagai pusat literasi yang memperkuat kemandirian belajar siswa. temuan ini menegaskan bahwa perpustakaan yang memiliki sistem komunikasi yang terbuka dan adaptif mampu meningkatkan mutu layanan serta menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah.

This study aims to analyze the role of organizational communication within the school library in supporting the learning process of students at SMP Negeri 27 Medan. the research focuses on communication patterns among librarians, teachers, school leaders, and students in managing literacy programs, book procurement, and library service evaluation. a descriptive qualitative approach was applied using observation, interviews, and documentation techniques. The findings reveal that effective organizational communication serves as the key foundation for successful library management. Vertical communication between the principal and librarians ensures policy alignment, while horizontal coordination among teachers and staff enhances service efficiency. The implementation of two-way communication fosters active participation from all school members, enabling the library to function not merely as a book repository but as a literacy hub that promotes students’ independent learning. The study concludes that libraries with open and adaptive communication systems are more capable of improving service quality and cultivating a sustainable reading culture within the school community.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30