TRANSFORMASI STRATEGIS DAN KINERJA BANK SYARIAH DI ERA DIGITAL: TINJAUAN KESEHATAN KEUANGAN, INOVASI LAYANAN, DAN KESIAPAN FINTECH
Kata Kunci:
Transformasi Strategis, Perbankan Syariah, Digitalisasi, Inovasi Layanan, Fintech SyariahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi strategis yang dilakukan oleh perbankan syariah dalam menghadapi era digital, dengan fokus pada tiga aspek utama: kesehatan keuangan, inovasi layanan, dan kesiapan menghadapi kompetisi fintech. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menelaah literatur terkini dari jurnal ilmiah, laporan industri, dan sumber relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan mendesak bagi bank syariah untuk meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan layanan, dan mempertahankan daya saing. Inovasi layanan seperti mobile banking syariah dan digital onboarding telah meningkatkan kepuasan nasabah, terutama generasi milenial dan Gen Z. Namun demikian, transformasi digital juga membawa tantangan terhadap stabilitas keuangan dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Kesiapan bank syariah dalam menghadapi kompetisi fintech sangat dipengaruhi oleh kemampuan institusi dalam menjalin kolaborasi strategis, membangun infrastruktur digital yang kuat, serta mengembangkan SDM yang adaptif terhadap teknologi dan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan transformasi yang terintegrasi dan berlandaskan syariah sangat penting bagi keberlanjutan perbankan syariah di era digital.
This research aims to examine the strategic transformation carried out by Islamic banking in the face of the digital era, focusing on three main aspects: financial health, service innovation, and readiness to face fintech competition. The method used is a literature review by reviewing the latest literature from scientific journals, industry reports, and other relevant sources. The results of the study show that digital transformation is an urgent need for Islamic banks to increase efficiency, expand service reach, and maintain competitiveness. Service innovations such as sharia mobile banking and digital onboarding have increased customer satisfaction, especially millennials and Gen Z. However, digital transformation also brings challenges to financial stability and compliance with sharia principles. The readiness of Islamic banks in facing fintech competition is greatly influenced by the institution's ability to establish strategic collaborations, build strong digital infrastructure, and develop human resources that are adaptive to technology and Islamic values. This study concludes that an integrated and sharia-based transformation approach is very important for the sustainability of Islamic banking in the digital era.




