ANALISIS PENGELOLAAN BIAYA PEMANFAATAN KPL PADA LINGKUNGAN PT BUKIT ASAM TBK. UNIT DERMAGA KERTAPATI KOTA PALEMBANG

Penulis

  • Dinda Amanda Putri Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Hadi Jauhari Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Agung Anggoro Seto Politeknik Negeri Sriwijaya

Kata Kunci:

Efektifitas, Efisiensi, Pengelolaan Biaya, PT. Bukit Asam KPL

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan biaya Keselamatan Pengelolaan Limbah (KPL) pada lingkungan PT Bukit Asam Tbk Unit Dermaga Kertapati Palembang. Fokus penelitian adalah mengevaluasi kesesuaian antara perencanaan dan realisasi anggaran biaya KPL serta mengidentifikasi kendala dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengendaliannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat selisih antara biaya yang direncanakan dan yang direalisasikan, dengan nilai realisasi sebesar Rp 3.857.000 dibandingkan rencana anggaran sebesar Rp 4.000.000, menghasilkan efisiensi sebesar 96,43%. Efektivitas pengelolaan biaya juga dinilai cukup baik dengan capaian output sebesar 87,5% dari target. Namun, ditemukan beberapa kendala, seperti kurangnya koordinasi antarunit, lemahnya pengawasan internal, serta penggunaan metode manual dalam pencatatan dan perhitungan biaya. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam sistem pencatatan biaya, peningkatan koordinasi lintas unit, serta penerapan pengawasan dan evaluasi biaya secara berkelanjutan untuk mendukung efisiensi dan efektivitas program KPL di lingkungan PT Bukit Asam Tbk Unit Dermaga Kertapati.

This study aims to analyze the management of Waste Management Safety (WHS) costs within the Kertapati Pier Unit of PT Bukit Asam Tbk, Palembang. The focus of the study is to evaluate the suitability between the planning and realization of the WHS budget and to identify obstacles in the planning, implementation, and control processes. This study uses a quantitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that there is a difference between the planned and realized costs, with a realized value of Rp 3,857,000 compared to the planned budget of Rp 4,000,000, resulting in an efficiency of 96.43%. The effectiveness of cost management is also considered quite good with an output achievement of 87.5% of the target. However, several obstacles were found, such as lack of coordination between units, weak internal supervision, and the use of manual methods in recording and calculating costs. This study recommends improvements in the cost recording system, increased cross-unit coordination, and the implementation of continuous cost monitoring and evaluation to support the efficiency and effectiveness of the WHS program within the Kertapati Pier Unit of PT Bukit Asam Tbk.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-30