PERAN RETRIBUSI RUMAH POTONG HEWAN DALAM MENDUKUNG PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN TORAJA UTARA
Kata Kunci:
Efektivitas, Retribusi RPH, Pendapatan Asli DaerahAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas serta besarnya kontribusi yang dihasilkan dari retribusi Rumah Potong Hewan (RPH) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Toraja Utara pada rentang waktu 2021–2024. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai hambatan yang terjadi dalam mekanisme pemungutan retribusi atas layanan pemotongan hewan. Pelaksanaan penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif melalui prosedur wawancara, observasi lapangan, dan telaah dokumentasi. Hasil penelitian mengungkap bahwa adanya dinamika efektivitas RretribusiPH dari tahun ke tahun, yaitu 80,53% pada 2021, meningkat menjadi 90,18% pada 2022, turun drastis pada 2023 sebesar 24,71%, dan kembali naik menjadi 79% pada 2024. Perubahan ini menunjukkan bahwa sistem pemungutan masih menghadapi kendala operasional. Di sisi lain, kontribusi retribusi RPH terhadap PAD juga mengalami penurunan pada dua tahun terakhir. Pada 2021 kontribusinya mencapai 14,94%, naik menjadi 15,38% pada 2022, namun turun menjadi 13,16% pada 2023 dan 11,34% pada 2024.
This study aims to analyze the effectiveness and the magnitude of the contribution generated from the Slaughterhouse (RPH) retribution to the Local Own-Source Revenue (PAD) of North Toraja Regency during the period 2021–2024. In addition, this study also identifies various obstacles that occur within the mechanism of collecting retribution for animal slaughtering services. The research was conducted using a descriptive qualitative approach through interviews, field observations, and document analysis. The findings reveal dynamic fluctuations in the effectiveness of RPH retribution from year to year, namely 80.53% in 2021, increasing to 90.18% in 2022, dropping sharply to 24.71% in 2023, and rising again to 79% in 2024. These changes indicate that the collection system still faces operational challenges. Meanwhile, the contribution of RPH retribution to PAD also declined in the last two years. In 2021, its contribution reached 14.94%, increased to 15.38% in 2022, but decreased to 13.16% in 2023 and further to 11.34% in 2024.




