KAJIAN LITERATUR MENGENAI PERAN MAQASID SYARIAH DALAM PENENTUAN PRIORITAS SEKTOR WAKAF: ANALISIS TINJAUAN PUSTAKA TERHADAP WAKAF EKONOMI

Penulis

  • Sumarni Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka
  • Nurul Hildayani Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka
  • Nahda Afniatul Ataya Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka
  • Iftitah Amanah Bachtiar Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka
  • Umi Ulhusna Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Kata Kunci:

Maqashid Syariah, Wakaf, Prioritas Sektor, Wakaf Produktif, Pembangunan Berkelanjutan

Abstrak

Artikel ini mengkaji peran Maqashid al-Shariah dalam penentuan prioritas sektor wakaf melalui tinjauan pustaka sistematis terhadap studi-studi kontemporer mengenai wakaf ekonomi. Perkembangan wakaf dari institusi keagamaan tradisional menuju instrumen pembangunan sosial-ekonomi menimbulkan tantangan dalam menentukan sektor prioritas agar pemanfaatan wakaf memberikan kemaslahatan yang optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur kualitatif dengan menganalisis temuan empiris dan konseptual dari publikasi lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa maqashid al-shariah berfungsi tidak hanya sebagai landasan normatif syariah, tetapi juga sebagai instrumen evaluatif dalam pengambilan keputusan alokasi wakaf. Sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi merupakan sektor yang paling sering diprioritaskan karena berkontribusi langsung terhadap perlindungan jiwa (hifz al-nafs), akal (hifz al-‘aql), dan harta (hifz al-mal). Selain itu, integrasi wakaf produktif dengan instrumen keuangan syariah inovatif, seperti cash waqf dan cash waqf linked sukuk, memperkuat kontribusi wakaf terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Namun, kajian ini juga mengidentifikasi tantangan metodologis berupa perbedaan kerangka maqashid dan keterbatasan indikator pengukuran dampak. Artikel ini memberikan kontribusi dengan mensintesis literatur yang ada serta menawarkan implikasi kebijakan bagi pengelolaan wakaf berbasis maqashid yang lebih efektif, adil, dan berkelanjutan.

This article examines the role of Maqasid al-Shariah in determining priority sectors of waqf through a systematic literature review of contemporary studies on economic waqf. Waqf has evolved from a traditional religious institution into a strategic instrument for socio-economic development, raising challenges related to sectoral prioritization to ensure optimal and sustainable public benefit. Using a qualitative literature review approach, this study analyzes recent empirical and conceptual works published over the last five years to identify how maqasid principles are operationalized in waqf allocation decisions. The findings indicate that maqasid al-Shariah functions not only as a normative framework but also as an evaluative tool guiding waqf utilization toward greater social impact. Education, healthcare, and economic empowerment emerge as the most frequently prioritized sectors, as they directly contribute to the protection of life (hifz al-nafs), intellect (hifz al-‘aql), and wealth (hifz al-mal). Furthermore, the integration of productive waqf with innovative Islamic financial instruments, such as cash waqf and cash waqf linked sukuk, strengthens the alignment between waqf practices and the Sustainable Development Goals (SDGs). However, the review also highlights methodological challenges, including variations in maqasid frameworks and the lack of standardized impact indicators. This study contributes to the literature by synthesizing existing findings and offering policy implications for maqasid-oriented waqf governance aimed at enhancing effectiveness, equity, and sustainability.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30