ETIKANILAIDALAMPENGAMBILANKEPUTUSANMANAJEMEN DIAMBIL DALAM PERSPEKTIFAKSIOLOGI FILSAFAT ILMU
Kata Kunci:
Aksiologi, Etika Bisnis, Pengambilan Keputusan Manajerial, Filsafat Ilmu, KeberlanjutanAbstrak
Pengambilan keputusan manajerial tidak hanya berkaitan dengan pencapaian efisiensi dan keuntungan ekonomi, tetapi juga memiliki implikasi moral, sosial, dan lingkungan yang signifikan. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis peran aksiologi sebagai cabang filsafat ilmu dalam membangun landasan etika pada proses pengambilan keputusan manajerial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan aksiologi, etika bisnis, dan manajemen. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai aksiologis, seperti keadilan, tanggung jawab sosial, kemanusiaan, dan keberlanjutan, mampu meningkatkan kualitas keputusan manajerial serta memperkuat kepercayaan stakeholder. Berbagai teori etika, seperti deontologi, konsekuensialisme, dan virtue ethics, memberikan kerangka normatif bagi manajer dalam menghadapi dilema etis di lingkungan bisnis yang kompleks. Namun, implementasi nilai-nilai etika dalam praktik manajerial masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain konflik kepentingan antara keuntungan jangka pendek dan keberlanjutan jangka panjang, serta keterbatasan pemahaman etika di kalangan pengambil keputusan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan budaya etika, pelatihan berkelanjutan, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik guna menginternalisasikan nilai-nilai aksiologi dalam setiap keputusan manajerial.




