EPISTEMOLOGI DALAM PENGEMBANGAN TEORI MANAJEMEN MODERN

Penulis

  • Juliani Hasibuan Program Magister Manajemen, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Khansa Tahany Program Magister Manajemen, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Foni Sanjaya Program Magister Manajemen, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Irsan Pane Program Magister Manajemen, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Siti Mujiatun Program Magister Manajemen, Universitas Muhammadiyah

Kata Kunci:

Epistemologi, Filsafat Ilmu, Manajemen Modern, Teori Manajemen

Abstrak

Artikel ini mengkaji peran epistemologi dalam pengembangan teori manajemen modern dalam kerangka filsafat ilmu. Perkembangan lingkungan organisasi yang semakin kompleks, dinamis, serta dipengaruhi oleh perubahan sosial dan teknologi menuntut ilmu manajemen untuk tidak hanya bergantung pada pendekatan teknis dan positivistik semata. Dalam konteks tersebut, epistemologi menjadi landasan penting untuk memahami bagaimana pengetahuan manajerial dibangun, diuji, dan digunakan secara ilmiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi paradigma epistemologis dalam membentuk teori manajemen modern serta menjelaskan implikasi pergeseran epistemologis terhadap pendekatan penelitian manajemen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui penelaahan literatur filsafat ilmu, epistemologi, dan teori manajemen modern yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan teori manajemen modern tidak lagi didominasi oleh satu paradigma epistemologis tunggal, melainkan berkembang dalam kerangka pluralisme epistemologis yang mencakup positivisme, post-positivisme, interpretivisme, pragmatisme, dan teori kritis. Keberagaman paradigma tersebut memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap fenomena organisasi serta mendorong pengembangan teori yang lebih kontekstual dan adaptif. Namun demikian, pluralisme epistemologis juga menuntut kesadaran reflektif dan konsistensi metodologis agar penelitian manajemen tidak bersifat mekanistik. Artikel ini menyimpulkan bahwa pemahaman epistemologi merupakan prasyarat fundamental dalam pengembangan teori manajemen modern yang valid secara ilmiah, relevan secara kontekstual, serta etis dan berkelanjutan.

This article examines the role of epistemology in the development of modern management theory within the framework of the philosophy of science. The increasing complexity of organizational environments, driven by social change and technological advancement, requires management studies to move beyond purely technical and positivistic approaches. In this context, epistemology becomes a crucial foundation for understanding how managerial knowledge is constructed, validated, and applied scientifically. The purpose of this study is to analyze the contribution of epistemological paradigms to the development of modern management theory and to explain how epistemological shifts influence research approaches in management studies. This research employs a qualitative approach using a library research method through the systematic review of literature on epistemology, philosophy of science, and modern management theory. The findings reveal that modern management theory develops within a pluralistic epistemological framework, encompassing positivism, post-positivism, interpretivism, pragmatism, and critical theory. This epistemological diversity enables a more comprehensive understanding of organizational phenomena and supports the development of more contextual and adaptive management theories. However, such pluralism also requires reflective awareness and methodological consistency to prevent fragmented or mechanistic research practices. The study concludes that epistemological understanding is a fundamental prerequisite for developing management theories that are scientifically valid, contextually relevant, and ethically responsible in contemporary organizational practice.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30