DAMPAK RENTENIR TERHADAP UMKM DI MASYARAKAT DESA RUBARU SUMENEP

Penulis

  • Bukhari STAI Luqman Al-Hakim
  • Mohammad Lukmanul Hakim STAI Luqman Al-Hakim

Kata Kunci:

Rentenir, UMKM, Dampak Ekonomi, Dampak Psikologis, Ekonomi Syariah

Abstrak

Penelitian ini mengkaji dampak praktik rentenir terhadap keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Rubaru, Kabupaten Sumenep, baik dari sisi ekonomi maupun psikologis. Fenomena ketergantungan UMKM pada rentenir masih marak terjadi meskipun terdapat lembaga keuangan formal dan syariah di sekitar lokasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pedagang UMKM di Pasar Rubaru yang pernah atau sedang menggunakan jasa rentenir, didukung data sekunder dari dokumen dan literatur terkait. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik rentenir memberikan dampak negatif secara ekonomi berupa penurunan keuntungan bersih dan terhambatnya pengembangan usaha akibat beban bunga yang tinggi, serta dampak psikologis berupa stres, kecemasan, dan tekanan sosial. Sebagai alternatif, perlu penguatan peran lembaga keuangan syariah seperti BMT dan koperasi syariah, serta dukungan pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM.

This study examines the impact of moneylender (rentenir) practices on the sustainability of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Rubaru Village, Sumenep Regency, from both economic and psychological perspectives. Despite the presence of formal and Islamic financial institutions nearby, dependence on moneylenders remains widespread. This qualitative case study collected primary data through in-depth interviews with MSME traders at Pasar Rubaru who have used or currently use moneylender services, supplemented by secondary data from documents and related literature. Purposive sampling was employed for informant selection. Data analysis followed Miles & Huberman's model through data reduction, data display, and conclusion drawing. Findings indicate that moneylender practices negatively affect MSMEs economically through reduced net profits and stunted business growth due to high interest burdens, and psychologically through stress, anxiety, and social pressure. Strengthening the role of Islamic financial institutions such as BMT and sharia cooperatives, along with government support to improve financial literacy among MSME owners, is recommended as an alternative.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30