PENGAWASAN OPERASIONAL KENDERAAN ANGKUTAN KHUSUS PETI KEMAS OLEH DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI GORONTALO

Penulis

  • Moh.Faisal Pakaya Universitas Bina Taruna Gorontalo
  • Tety Thalib Universitas Bina Taruna Gorontalo
  • Sabriana Oktaviana Gintulangi Universitas Bina Taruna Gorontalo

Kata Kunci:

Pengawasan Operasional, Kendaraan Angkutan Peti Kemas, Peraturan Transportasi; Infrastruktur Jalan, Penegakan Sanksi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengawasan operasional kendaraan angkutan khusus peti kemas oleh Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara dan observasi lapangan untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu operasional kendaraan seringkali tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, kondisi ruas jalan yang tidak layak dilalui oleh kendaraan peti kemas, serta kurangnya tindakan dan sanksi terhadap pelanggaran yang terjadi. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan pengawasan dan penegakan aturan untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi transportasi peti kemas. Saran yang diberikan adalah perlunya koordinasi antara instansi terkait dan peninjauan kembali regulasi yang ada untuk memperbaiki kondisi infrastruktur. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa perhatian yang lebih besar terhadap masalah ini dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

This study aims to evaluate the operational supervision of special container transport vehicles by the Transportation Agency of Gorontalo Province. The method used is qualitative, involving interviews and field observations to identify existing issues. The results indicate that the operational timing of vehicles often does not comply with applicable regulations, the road conditions are unsuitable for container vehicles, and there is a lack of action and sanctions against violations. The conclusion emphasizes the importance of enhancing supervision and enforcement of regulations to improve the safety and efficiency of container transport. Recommendations include the need for coordination among related agencies and a review of existing regulations to improve infrastructure conditions. The implications of this study suggest that greater attention to these issues can enhance the quality of transportation services and promote regional economicgrowth.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-11