KEBIJAKAN KENAIKAN PPN 11% TERHADAP DAYA BELI MASYARAKAT KOTA JAMBI
Kata Kunci:
Pajak, Kenaikan Tarif, Dampak Pada MasyarakatAbstrak
Pajak ialah suatu kontribusi ataupun iuran wajib yang dibayarkan oleh masyarakat atau wajib
pajak pada negara yang bersifat memaksa dengan tidak mendapatkan balasan secara
langsung yang dipakai guna kebutuhan negara serta kesejahteraan masyarakatTerdapat
beberapa macam pajak yang terdapat di Indonesia, salah satunya merupakan PPN( Pajak
Pertambahan Angka). PPN diartikan sebagai pungutan negara yang dibebankan atas tiap
transaksi jual- beli barang ataupun jasa yang dilaksanakan oleh wajib pajak pribadi ataupun
wajib pajak badan yang sudah jadi Pengusaha Kena Pajak( PKP). Pemerintah resmi
menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 11% yang sebelumnya memiliki
besaran tarif PPN sebesar 10%. Kenaikan PPN ditujukan untuk menanjakkan ekonomi
Indonesia dalam jangka panjang dan membantu membiayai APBN. Artikel ini bertujuan untuk
mengetahui dampak dari kenaikan tarif PPN bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan
jenis penelitian kualitatif. Keabsahan data diperoleh dengan cara mencari informasi dari
berbagai sumber. Hasil penelitian ini yaitu meskipun kenaikan tarif PPN sangat beresiko
namun kenaikan tarif PPN tidak akan mengganggu proses pemulihan ekonomi, karena
kebutuhan pokok, edukasi, layanan kesehatan dan sosial tetap tidak dikenakan PPN.
Tax is a contribution or mandatory contribution paid by the people or taxpayers to the state
that is coercive in nature by not getting direct compensation that is used for the benefit of the
government and the welfare of the community. There are several types of taxes in Indonesia, one
of which is VAT (Value Added Tax). VAT is defined as a government levy charged on every
transaction of buying and selling goods and services carried out by personal taxpayers or
corporate taxpayers who have become Taxable Entrepreneurs (PKP). The government officially
increased the Value Added Tax (VAT) rate to 11 percent, which previously had a VAT rate of 10
percent. The VAT increase is aimed at boosting the Indonesian economy in the long run and
helping to finance the state budget. This article aims to find out the impact of increasing the VAT
rate on society. This research uses a qualitative type of research. The validity of the data is
obtained by searching for information from various sources. The result of this study is that
although the increase in the VAT rate is very risky, the increase in the VAT rate will not interfere
with the economic recovery process, because basic needs, education, health and social services
are still not subject to VAT.




