PENGARUH PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH, AUDIT KINERJA , DAN TRANSPARANSI TERHADAP AKUNTABILITAS KEUANGAN PADA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH (OPD) DI PEMERINTAHAN KOTA MEDAN

Penulis

  • Rizky Bayu Ananda Universitas Negeri Medan
  • Tapi Rumondang Sari Siregar Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, Audit Kinerja, Transparansi, Akuntabilitas Keuangan

Abstrak

Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan rendahnya akuntabilitas keuangan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Medan, yang ditandai oleh maraknya kasus korupsi, penyelewengan dana, dan lemahnya transparansi pengelolaan keuangan daerah. Hal ini didorong oleh kurangnya penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD), audit kinerja yang efektif, serta transparansi yang memadai, sehingga mengakibatkan pengelolaan anggaran yang tidak akuntabel dan rentan terhadap penyimpangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penerapan SAKD, audit kinerja, dan transparansi terhadap akuntabilitas keuangan, dengan harapan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang lebih baik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai bagian keuangan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota Medan. Sampel pada penelitian ini sebanyak 64 responden. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode sampling jenuh. Penelitian ini diuji menggunakan program IBM SPSS v.31 untuk menguji analisis data deskriptif, asumsi klasik, analisis regresi berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan, sistem akuntansi keuangan daerah, audit kinerja, dan transparansi berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas keuangan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Medan dengan koefisien determinasi 61,9%. Secara parsial, sistem akuntansi keuangan daerah berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas keuangan dengan nilai koefisien 0,420 dan signifikasi 0,002, yang menunjukkan bahwa penerapan sistem akuntansi keuangan daerah yang baik dapat meningkatkan akurasi pelaporan dan pengendalian keuangan. Audit kinerja juga berpengaruh positif signifikan terhadap akuntabilitas keuangan dengan nilai koefisien 0,350 dan signifikasi 0,018, yang mengindikasikan bahwa audit yang efektif mampu mengidentifikasi ketidakefisienan dan memperkuat pengawasan. Namun, transparansi tidak berpengaruh signifkan terhadap akuntabilitas keuangan dengan koefisien 0,049 dan signifikasi 0,597, yang menunjukkan bahwa transparansi saja belum cukup untuk meningkatkan akuntabilitas tanpa dukungan mekanisme pengawasan lainnya. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan implementasi sistem akuntansi keuangan daerah dan audit kinerja untuk meningkatkan akuntabilitas keuangan di OPD Kota Medan.

The problem in this study is related to the low level of Financial Accountability in the Regional Apparatus Organizations (OPD) of the Medan City Government, which is characterized by rampant cases of corruption, misappropriation of funds, and weak transparency in regional financial management. This is driven by the lack of implementation of the Regional Financial Accounting System (SAKD), effective Performance Audits, and adequate Transparency, resulting in unaccountable budget management and susceptibility to irregularities. The purpose of this study is to analyze the effect of the implementation of SAKD, Performance Audits, and Transparency on Financial Accountability, with the hope of providing recommendations for improving better regional financial governance.The population in this study was all finance employees in Regional Apparatus Organizations (OPD) in the Medan City Government. The sample size was 64 respondents. The sampling method used was saturated sampling. This study was tested using IBM SPSS v.31 to test descriptive data analysis, classical assumptions, multiple regression analysis, coefficient of determination, and hypothesis testing.The results of this study indicate that simultaneously, the regional financial accounting system, performance audit, and transparency have a significant effect on financial accountability in the Regional Apparatus Organization (OPD) of the Medan City Government with a coefficient of determination of 61.9%. Partially, the regional financial accounting system has a significant effect on financial accountability with a coefficient value of 0.420 and a significance of 0.002, indicating that the implementation of a good regional financial accounting system can improve the accuracy of financial reporting and control. Performance audits also have a significant positive effect on financial accountability with a coefficient value of 0.350 and a significance of 0.018, indicating that effective audits are able to identify inefficiencies and strengthen oversight. However, transparency does not have a significant effect on financial accountability with a coefficient of 0.049 and a significance of 0.597, indicating that transparency alone is not enough to improve accountability without the support of other oversight mechanisms. This study recommends improving the implementation of the regional financial accounting system and performance audits to improve financial accountability in the OPD of Medan City.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30