PENGARUH DEEP BREATHING EXERCISE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU BERSALIN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT BUNDA SEJATI KOTA TANGERANG
Kata Kunci:
Deep Breathing Exercise, Tingkat Kecemasan, Pre Operasi, Sectio CaesareaAbstrak
Ibu hamil yang akan menghadapi persalinan sering mengalami kecemasan bahkan stres akibat kondisi emosional yang tidak stabil, terutama pada ibu bersalin yang direncanakan menjalani operasi sectio caesarea. Salah satu upaya non farmakologi untuk menurunkan kecemasan adalah intervensi deep breathing exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh deep breathing exercise terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin pre operasi sectio caesarea di Rumah Sakit Bunda Sejati Kota Tangerang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi experimental menggunakan pendekatan one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Bunda Sejati Kota Tangerang pada bulan April hingga Mei 2023. Populasi penelitian adalah ibu hamil dengan hari perkiraan lahir pada periode April–Mei 2023 sebanyak 83 orang. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow sebanyak 45 responden dengan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner skala HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami cemas ringan sebelum intervensi (62,2%), dan sebagian besar tidak mengalami kecemasan setelah intervensi (73,3%). Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value = 0,001 (≤ 0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh deep breathing exercise terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin pre operasi sectio caesarea di Rumah Sakit Bunda Sejati Kota Tangerang. Deep breathing exercise sangat direkomendasikan sebagai salah satu standar operasional prosedur manajemen kecemasan non farmakologi pada ibu bersalin pre operasi sectio caesarea.
Pregnant women approaching labor often experience anxiety and even stress due to unstable emotional conditions, particularly those scheduled for cesarean section. One non-pharmacological intervention to reduce anxiety is deep breathing exercise. This study aimed to determine the effect of deep breathing exercise on anxiety levels in maternity patients undergoing preoperative cesarean section at Bunda Sejati Hospital, Tangerang City. This quantitative study used a quasi-experimental design with a one group pretest-posttest approach. The research was conducted at Bunda Sejati Hospital from April to May 2023. The population consisted of 83 pregnant women with an estimated delivery date within the study period. The minimum sample size was calculated using the Lemeshow formula, yielding 45 respondents selected through accidental sampling. The research instrument was the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire. Data were analyzed univariately and bivariately using the Wilcoxon test. The results showed that most respondents experienced mild anxiety before the intervention (62.2%), while most respondents experienced no anxiety after the intervention (73.3%). The Wilcoxon test yielded a p value of 0.001 (≤ 0.05), leading to the rejection of Ho and acceptance of Ha. It can be concluded that deep breathing exercise has a significant effect on anxiety levels in maternity patients undergoing preoperative cesarean section at Bunda Sejati Hospital, Tangerang City. Deep breathing exercise is strongly recommended as a standard operating procedure for non-pharmacological anxiety management in maternity patients prior to cesarean section




