HUBUNGAN ANTARA HIGIENE SANITASI DENGAN KEJADIAN DEMAM TIFOID PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT TK II MOH. RIDWAN MEURAKSA JAKARTA TIMUR

Penulis

  • Ria Ferany Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Noor Hidayah Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Yulisetyaningrum Universitas Muhammadiyah Kudus

Kata Kunci:

Higiene Sanitasi, Demam Tifoid,, Pasien Rawat Inap

Abstrak

Demam tifoid dan paratifoid masih menjadi masalah kesehatan utama di negara berkembang, termasuk Indonesia, dengan prevalensi tinggi terutama pada anak-anak. Penularannya erat kaitannya dengan kondisi sanitasi lingkungan, higiene pribadi, serta kebiasaan konsumsi makanan yang kurang sehat. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui hubungan antara higiene sanitasi dengan kejadian demam tifoid pada pasien rawat inap di rumah sakit TK II Moh. Ridwan Meuraksa Jakarta Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional, bersifat analitik korelasi dengan rancangan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 37 pasien. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square. Sebagian besar responden memiliki higiene sanitasi dalam kategori baik yaitu sebanyak 27 orang (73,0%). Sebagian besar responden tidak menderita demam tifoid yaitu sebanyak 22 orang (59,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara higiene sanitasi dengan kejadian demam tifoid dengan nilai p-value sebesar 0,010 (p < 0,05), dimana responden dengan higiene sanitasi kurang dan cukup cenderung lebih banyak menderita demam tifoid dibandingkan dengan responden yang memiliki higiene sanitasi baik.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31