KORELASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PREOPERATIF DI RS WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO

Penulis

  • Wahyu Edi Setianto Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Umi Faridah Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Sri Siska Universitas Muhammadiyah Kudus

Kata Kunci:

Komunikasi Terapeutik Perawat, Dukungan Keluarga, Kecemasan Preoperatif

Abstrak

Latar Belakang: Pasien yang akan menjalani tindakan pembedahan (preoperatif) sering kali mengalami kecemasan yang dapat memengaruhi kondisi fisik dan psikologisnya. Komunikasi terapeutik perawat dan dukungan keluarga merupakan dua faktor penting yang diduga berhubungan dengan penurunan tingkat kecemasan pasien preoperatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara komunikasi terapeutik perawat dan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien preoperatif di RS Wijayakusuma Purwokerto. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien preoperatif di RS Wijayakusuma Purwokerto yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner komunikasi terapeutik perawat, kuesioner dukungan keluarga, dan kuesioner tingkat kecemasan (misalnya Hamilton Anxiety Rating Scale / HARS atau ZUNG-SAS). Analisis data menggunakan uji statistik korelasi. Hasil: (Bagian ini diisi dengan hasil statistik penelitian Anda, contoh: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan, serta ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien preoperatif).Kesimpulan: Terdapat korelasi positif dan signifikan antara komunikasi ter apeutik perawat dan dukungan keluarga terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien preoperatif di RS Wijayakusuma Purwokerto. Disarankan bagi perawat untuk mengoptimalkan komunikasi terapeutik dan melibatkan keluarga dalam pemberian dukungan emosional kepada pasien preoperatif.

Background: Patients undergoing surgery (preoperative) frequently experience anxiety, which can adversely affect their physical and psychological conditions. Therapeutic communication by nurses and family support are two essential factors believed to be correlated with the reduction of anxiety levels in preoperative patients. Objective: This study aimed to analyze the correlation between nurses' therapeutic communication and family support with the anxiety level of preoperative patients at Wijayakusuma Hospital, Purwokerto. Methods: This study employed a correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of preoperative patients at Wijayakusuma Hospital, Purwokerto, selected using a purposive sampling technique. Data were collected using questionnaires measuring nurses' therapeutic communication, family support, and anxiety levels (e.g., Hamilton Anxiety Rating Scale / HARS). Data were analyzed using correlation statistical tests. Results: (Insert your actual statistical findings here, e.g., The results indicated a significant correlation between nurses' therapeutic communication and anxiety levels, as well as a significant correlation between family support and preoperative anxiety levels). Conclusion: There is a significant correlation between nurses' therapeutic communication and family support with the level of anxiety among preoperative patients at Wijayakusuma Hospital, Purwokerto. It is recommended that nurses optimize therapeutic communication and involve family members in providing emotional support to preoperative patients.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31