GAMBARAN SELF CARE BEHAVIOR PADA PASIEN HIPERTENSI
Kata Kunci:
Hipertensi, Self Care BehaviorAbstrak
Dalam penelitian ini, hipertensi dijelaskan sebagai kondisi tekanan darah yang tinggi, di mana tekanan darah sistolik sama atau melebihi 140 mmHg dan tekanan darah diastolik sama atau melebihi 90 mmHg selama dua pengukuran berturut-turut dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup rileks atau tenang. Penelitian ini juga berfokus pada perilaku perawatan diri individu yang mengidap hipertensi, mencakup berbagai aspek seperti penggunaan obat, diet rendah garam, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, pengendalian berat badan, dan konsumsi alkohol. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan praktik perawatan diri pasien hipertensi yang mendapatkan perawatan di Puskesmas Payung Sekaki. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain observasional deskriptif. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, melibatkan 40 peserta yang memenuhi kriteria inklusi, khususnya mereka yang berusia di atas 46 tahun. Data dikumpulkan melalui Kuesioner Perilaku Manajemen Diri Hipertensi (HSMBQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta menunjukkan perilaku perawatan diri yang kurang memadai untuk hipertensi, dengan 20 individu (50%) berada dalam kategori ini, diikuti oleh 14 individu (35%) yang diklasifikasikan sebagai "cukup," dan 6 individu (15%) yang dikategorikan sebagai "baik." Secara keseluruhan, sebagian besar pasien hipertensi di Puskesmas Payung Sekaki menghadapi tantangan dalam mengelola rutinitas perawatan diri mereka secara efektif.
In this investigation, hypertension is characterized as a state of elevated blood pressure, where the systolic blood pressure equals or surpasses 140 mmHg and the diastolic blood pressure equals or exceeds 90 mmHg during two successive measurements separated by a five-minute interval in a sufficiently relaxed or tranquil condition. This research also places its focus on the self-care conduct of individuals with hypertension, encompassing various aspects like medication usage, a low-sodium diet, physical activity, smoking habits, weight control, and alcohol consumption. The primary objective of this study is to depict the self-care practices of hypertension patients receiving care at the Payung Sekaki Community Health Center. The research approach employed is quantitative and employs a descriptive observational design. The sample was chosen using purposive sampling, involving 40 participants who met the eligibility criteria, specifically those aged over 46 years. Data were gathered through the Hypertension Self-Management Behavior Questionnaire (HSMBQ). The study findings reveal that the majority of participants exhibit insufficient self-care behavior for hypertension, with 20 individuals (50%) falling into this category, followed by 14 individuals (35%) classified as "adequate," and 6 individuals (15%) categorized as "excellent." In conclusion, most hypertension patients at the Payung Sekaki Community Health Center face challenges in effectively managing their self-care routines.




