FAKTOR-FAKTOR KEPATUHAN PENGOBATAN PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS OESAPA KOTA KUPANG
Kata Kunci:
Kepatuhan, Faktor kepatuhan, Obat hipertensiAbstrak
Penderita hipertensi membutuhkan perawatan jangka panjang, termasuk konsumsi obat antihipertensi. Masalah utama pengendalian penyakit kronis seperti hipertensi adalah masalah kepatuhan. Kepatuhan minum obat hipertensi di Puskesmas Oesapa tergolong rendah, dari 1.559 Jumlah penderita hipertensi yang berobat di puskesmas Oesapa pada tahun 2023 sebanyak 1.270 penderita tidak patuh terhadap konsumsi obat dan sebanyak 289 penderita patuh dalam konsumsi obat yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan penderita hipertensi di Puskesmas Oesapa Kota Kupang tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah survey analitik, dengan rancangan penelitian case control jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 67 kasus dan 67 kontrol dengan teknik simple random sampling. Teknik analisis data menggunakan uji statistik chi-square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil uji statistik menunjukan adanya hubungan pekerjaan (p-value 0,016, OR=2,489), lama menderita (p-value 0,037 ,OR= 2,210), asuransi kesehatan (nilai p-value 0,021, OR= 10,241) dan dukungan keluarga (p-value 0,038, OR =3,792) dengan kepatuhan pengobatan penderita hipertensi di Puskesmas Oesapa Kota Kupang sedangkan pendidikan (p-value 0,729, OR=1,198) tidak berhubungan dengan kepatuhan pengobatan hipertensi.
Hypertension sufferers need long-term treatment, including taking antihypertensive drugs. The main problem in controlling chronic diseases such as hypertension is the problem of compliance. Compliance with taking hypertension medication at the Oesapa Community Health Center is relatively low, of the 1,559 total hypertension sufferers seeking treatment at the Oesapa Community Health Center in 2023, 1,270 patients are non-compliant with taking the medication given and 289 patients are compliant with taking the medication. This study aims to determine the factors associated with compliance with taking medication for hypertension sufferers at the Oesapa Community Health Center, Kupang City 2024. This type of research isanalytical survey,with research designcase control The number of samples in this study was 67 cases and 67 controls using the techniquesimple random sampling. The data analysis technique uses bivariate statistical test analysischi-squarewith a significance level of α=0.05. The results of statistical tests show that there is a relationship between employment (p-value 0.016, OR= 2.489), long suffering (p-value 0.037, OR= 2.210), health insurance (p-value 0.021, OR= 10,241) and family support (p-value 0.038, OR = 3.792) with adherence to taking medication for hypertension sufferers at the Oesapa Community Health Center, Kupang City, while education (p-value 0.729, OR = 1.198) is not related to compliance with taking medication.




