PENERAPAN KOMPRES HANGAT DAUN KELOR UNTUK MENGATASI NYERI AKUT PADA GOUT ARTHRITIS DI PANTI PELAYANAAN SOSIAL LANJUT USIA DEWANATA CILACAP
Kata Kunci:
Gout Arthritis, Lansia, Daun Kelor, Kompres Hangat, Nyeri AkutAbstrak
Latar belakang: Gout arthritis merupakan salah satu penyakit degeneratif yang sering dialami oleh lansia akibat peningkatan kadar asam urat dalam darah dan deposisi kristal monosodium urat pada sendi. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri akut, pembengkakan, keterbatasan gerak, hingga penurunan kualitas hidup. Lansia cenderung lebih rentan mengalami gout karena adanya perubahan fisiologis, penurunan fungsi ginjal, serta pola hidup yang kurang sehat. Penatalaksanaan nyeri akibat gout dapat diberikan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu intervensi nonfarmakologi yang mudah, murah, dan aman adalah kompres hangat daun kelor, yang mengandung flavonoid, saponin, dan senyawa antiinflamasi lain yang mampu meningkatkan vasodilatasi dan mengurangi peradangan. Tujuan: Mengetahui pengaruh kompres hangat daun kelor terhadap penurunan nyeri akut pada lansia dengan gout arthritis. Metode: Laporan studi kasus pada Tn. S (60 tahun) di PPSLU Dewanata Cilacap. Intervensi kompres hangat daun kelor diberikan 1 kali sehari selama 3 hari pada area sendi yang nyeri. Pengukuran skala nyeri menggunakan NRS (Numerical Rating Scale). Hasil: Tn. S memiliki skala nyeri awal 7 (nyeri berat). Setelah 3 kali tindakan kompres hangat daun kelor, skala nyeri menurun menjadi 3 (nyeri ringan). Klien melaporkan berkurangnya keluhan nyeri saat berjalan, berkurangnya meringis, serta peningkatan kenyamanan tidur. Kesimpulan: Kompres hangat daun kelor terbukti efektif menurunkan nyeri akut pada lansia dengan gout arthritis, sehingga dapat direkomendasikan sebagai terapi komplementer dalam praktik keperawatan gerontik.
Background: Gout arthritis is a degenerative disease commonly experienced by older adults due to increased uric acid levels in the blood and deposition of monosodium urate crystals in the joints. This condition can cause acute pain, swelling, limited mobility, and decreased quality of life. Older adults are more susceptible to gout because of physiological changes, reduced kidney function, and unhealthy lifestyle patterns. Pain management for gout can be administered pharmacologically and non-pharmacologically. One non-pharmacological intervention that is simple, affordable, and safe is warm compress therapy using moringa (Moringa oleifera) leaves, which contain flavonoids, saponins, and other anti-inflammatory compounds that enhance vasodilation and reduce inflammation. Objective: To determine the effect of warm moringa leaf compresses on reducing acute pain in older adults with gout arthritis. Method: A case study report conducted on Mr. S (60 years old) at PPSLU Dewanata Cilacap. Warm moringa leaf compresses were applied once daily for 3 days on the affected joint area. Pain was measured using the Numerical Rating Scale (NRS). Results: Mr. S initially reported a pain score of 7 (severe pain). After three sessions of warm moringa leaf compress therapy, the pain score decreased to 3 (mild pain). The client reported reduced pain while walking, decreased grimacing, and improved sleep comfort. Conclusion: Warm moringa leaf compress therapy is proven effective in reducing acute pain in older adults with gout arthritis and can be recommended as a complementary therapy in gerontological nursing practice.




