PENGABDIAN MASYARAKAT PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENYULUHAN KEPADA MASYARAKAT DESA TANJUNG PUTRA KECAMATAN MERSAM
Kata Kunci:
Pencegahan Stunting, PHBSAbstrak
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu kegiatan intrakurikuler yang menggabungkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan metode memberikan pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan kesehatan di Desa Tanjung Putra, khususnya RT 05, adalah tingginya kasus stunting. Stunting merupakan kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan linier, yang menyebabkan tinggi badannya lebih pendek dari seharusnya sesuai dengan usianya, akibat kurangnya asupan nutrisi yang memadai dalam jangka waktu yang lama. Anak-anak yang mengalami stunting memiliki risiko lebih tinggi terhadap berbagai masalah kesehatan dan performa fisik dan kognitif yang kurang optimal. Oleh karena itu, program KKN di Desa Tanjung Putra fokus pada mengatasi permasalahan stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Langkah-langkah yang dilakukan dalam tahap awal program KKN ini meliputi survei awal untuk mengidentifikasi kasus stunting dan faktor-faktor penyebabnya, penyuluhan stunting di sekolah dasar untuk meningkatkan pemahaman anak-anak dan orang tua tentang pentingnya nutrisi, pemberian susu kepada anak-anak sekolah dasar untuk memastikan asupan nutrisi yang cukup, penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah penyebaran penyakit, dan pemberian obat cacing sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko infeksi cacing. Hasil dari tahap awal program KKN ini menunjukkan upaya yang terintegrasi dan holistik dalam menangani permasalahan stunting serta meningkatkan kesehatan masyarakat Desa Tanjung Putra. Melalui kombinasi edukasi, pemberian susu, penyuluhan PHBS, dan pemberian obat cacing, diharapkan dapat menciptakan perubahan positif dalam kondisi kesehatan dan pertumbuhan anak-anak serta masyarakat secara luas. Dengan demikian, program KKN di Desa Tanjung Putra telah membuktikan komitmennya dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat dengan pendekatan yang komprehensif dan terpadu.
The Real Work Lecture Program (KKN) is an extracurricular activity that combines the implementation of the Tri Dharma of Higher Education with a method of providing learning and work experiences to students in community empowerment activities. One of the problems faced in health development in Tanjung Putra Village, especially RT 05, is the high number of stunting cases. Stunting is a condition where a child experiences linear growth disorders, which causes his height to be shorter than it should be according to his age, due to a lack of adequate nutritional intake over a long period of time. Children who experience stunting have a higher risk of various health problems and less than optimal physical and cognitive performance. Therefore, the KKN program in Tanjung Putra Village focuses on overcoming the problem of stunting and improving overall community health. The steps taken in the initial stage of this KKN program include an initial survey to identify cases of stunting and the factors that cause it, counseling on stunting in elementary schools to increase children's and parents' understanding of the importance of nutrition, giving milk to elementary school children. to ensure adequate nutritional intake, counseling on clean and healthy living behavior (PHBS) to prevent the spread of disease, and administering worm medicine as a preventive measure to reduce the risk of worm infection. The results of the initial stage of the KKN program show an integrated and holistic effort in dealing with the problem of stunting and improving the health of the people of Tanjung Putra Village. Through a combination of education, providing milk, PHBS counseling, and providing worm medicine, it is hoped that it can create positive changes in the health and growth conditions of children and society at large. Thus, the KKN program in Tanjung Putra Village has proven its commitment to facing public health challenges with a comprehensive and integrated approach.




