PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BIROBULI
Kata Kunci:
Lansia, Hipertensi, Senam, Tekanan DarahAbstrak
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat prevalensi hipertensi global mencapai 22%, dengan angka tertinggi berada di Afrika (27%), diikuti Asia Tenggara (22%), dan Amerika (18%). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Birobuli. Menggunakan desain pre-experiment dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest, penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 20 lansia dari total populasi 68 lansia terdiagnosis hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Birobuli. Tekanan darah diukur menggunakan tensimeter dan stetoskop. Hasil analisis statistik mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan dari senam lansia terhadap penurunan tekanan darah lansia (p = 0,000; p < 0,05). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Puskesmas Birobuli dalam mengoptimalkan program senam lansia sebagai upaya pelayanan promotif dan preventif.
The WHO states that hypertension affects 22% of the global population. The region with the highest prevalence is Africa (27%), followed by Southeast Asia (22%), while the Americas have the lowest prevalence (18%). Objective: To analyze the effect of elderly exercise on lowering blood pressure in elderly individuals with hypertension at the Birobuli Community Health Center (Puskesmas). This study employed a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest approach and was conducted at the Birobuli Community Health Center. The study population consisted of 68 elderly individuals with hypertension residing within the center's service area, with a sample size of 20 elderly hypertensive individuals. Blood pressure measurements were taken using a sphygmomanometer and a stethoscope. Statistical analysis yielded a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of elderly exercise on reducing blood pressure in elderly individuals with hypertension. These findings are expected to serve as a basis for the Birobuli Community Health Center to develop and optimize elderly exercise programs as part of their health promotion and prevention services.




