HUBUNGAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN STRES KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN PENGOLAHAN DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV RAMBUTAN
Kata Kunci:
Stress Kerja, Lingkungan KerjaAbstrak
Stress kerja dapat terjadi akibat ketidak seimbangan antara informasi dan kapasitas atau antara tuntutan dan tekanan. Ketidakmampuan seseorang untuk menyesuaikan informasi dan kapasitas dengan tepat juga dapat memicu berbagai masalah, karena situasi ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan individu dalam mengelola beban kerja yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan lingkungan kerja fisik dan non fisik dengan stress kerja. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif cross sectional. Sampel terdiri 56 karyawan dengan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara lingkungan kerja fisik dan non fisik dengan stress kerja. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola yang jelas antara kualitas lingkungan kerja fisik dan non fisik dan tingkat stres yang dialami oleh responden. Pada kelompok responden dengan lingkungan kerja fisik yang baik, sebagian besar (60,0%) mengalami stres kerja kategori ringan, dan tidak ada yang mengalami stres berat. Sebaliknya, pada kelompok dengan lingkungan kerja fisik yang buruk, mayoritas (80,0%) mengalami stres berat, sementara sisanya mengalami stres sedang. Responden dengan lingkungan kerja cukup umumnya mengalami stres sedang (58,3%), dengan sebagian kecil mengalami stres ringan (27,8%) dan berat (13,9%). Begitu juga pada lingkungan kerja non fisik menunjukkan pada kelompok responden lingkungan kerja non fisik kategori baik mayoritas responden (61,5%) mengalami stres kerja ringan, (30,8%) mengalami stres kerja sedang dan sisanya (7,7%) mengalami stres kerja berat. Sebaliknya, pada kelompok dengan lingkungan kerja non fisik buruk mayoritas (77,8%) mengalami stres berat, sementara sisanya (11,1%) mengalami stres ringan dan sedang. Responden dengan lingkungan kerja non fisik cukup umumnya (64,7%) mengalami stres kerja sedang, (20,6%) mengalami stres kerja ringan dan (14,7%) mengalami stres kerja berat. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pekerja dapat meningkatkan manajemen diri, seperti mengatur waktu kerja dan istirahat, menjaga kesehatan disik serta membangun hubungan yang harmonis dengan rekan kerja. Pekerja perlu aktif menyampaikan keluhan terkait kondisi kerja kepada pihak atasan agar dapat segera ditindak lanjuti.
Job stress can occur due to an imbalance between information and capacity or between demands and pressure. A person's inability to properly adjust information and capacity can also trigger various problems, because this situation is not only related to the individual's ability to manage the workload faced. This study aims to identify the relationship between the physical and non-physical work environment and job stress. This type of research is quantitative cross-sectional. The sample consisted of 56 employees using the total sampling method. The results showed a relationship between the physical and non-physical work environment and job stress. The results showed a clear pattern between the quality of the physical and non-physical work environment and the level of stress experienced by respondents. In the group of respondents with a good physical work environment, the majority (60.0%) experienced mild job stress, and none experienced severe stress. Conversely, in the group with a poor physical work environment, the majority (80.0%) experienced severe stress, while the remainder experienced moderate stress. Respondents with a sufficient work environment generally experienced moderate stress (58.3%), with a small proportion experiencing mild (27.8%) and severe (13.9%) stress. Likewise, in the non-physical work environment, it shows that in the group of respondents with a good non-physical work environment, the majority of respondents (61.5%) experienced mild work stress, (30.8%) experienced moderate work stress, and the rest (7.7%) experienced severe work stress. Conversely, in the group with a poor non-physical work environment, the majority (77.8%) experienced severe stress, while the rest (11.1%) experienced mild and moderate stress. Respondents with a fairly good non-physical work environment generally (64.7%) experienced moderate work stress, (20.6%) experienced mild work stress, and (14.7%) experienced severe work stress. Based on these findings, it is recommended that workers can improve self-management, such as managing work and rest time, maintaining physical health, and building harmonious relationships with coworkers. Workers need to actively convey complaints regarding working conditions to their superiors so that they can be followed up immediately.




