CASE REPORT: PERAN PENDAMPINGAN CONTINUITY OF CARE (COC) DALAM MENGOPTIMALKAN DUKUNGAN UNTUK KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF

Penulis

  • Afifah Khoirunnisa Universitas Airlangga
  • Andriyanti Universitas Airlangga

Kata Kunci:

Pengaruh, Dukungan, Psikososial, Keberhasilan ASI Eksklusif

Abstrak

Latar Belakang: Keberhasilan pemberian ASI Eksklusif selama enam bulan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya dukungan lingkungan sekitar yang mencangkup dukungan suami, keluarga, tenaga kesehatan, dan komunitas. Faktor psikososial seperti stress, kecemasan, rendahnya rasa percaya diri, serta tekanan sosial terbukti berkontribusi terhadap kegagalan menyusui. Dukungan lingkungan sekitar yang positif bukan hanya membantu pemenuhan kebutuhan fisik ibu menyusui, tetapi juga mempengaruhi kondisi emosional dan hormonal yang terkait dengan proses laktasi. Laporan Kasus: Artikel ini menyajikan kasus Ny. M, ibu primigravida berusia 29 tahun yang menghadapi kecemasan. Bayi yang mengalami penurunan berat badan serta kurangnya pengeluaran ASI dan beban stress kerja membuat ibu terpikir untuk memberikan susu formula. Kondisi psikologis ibu menurun, ditandai dengan kurang percaya diri dalam menyusui dan kelelahan akibat bekerja dan mengurus bayi. Pendampingan dilakukan konseling psikososial, edukasi teknik menyusui, peningkatan self efficacy, dan penguatan dukungan keluarga. Intervensi ini berhasil menurunkan kecemasan ibu, meningkatkan produksi dan kenyamanan menyusui, serta memperbaiki keterlibatan keluarga dalam mendukung proses menyusui. Ny. M akhirnya mampu mempertahankan ASI Eksklusif hingga bayi berusia enam bulan. Kesimpulan: Dukungan psikososial dari lingkungan sekitar berpengaruh besar dalam keberhasilan ASI Eksklusif. Pendampingan berkelanjutan dengan pendekatan psikososial menjadi strategi penting dalam memaksimalkan pemberian ASI Eksklusif pada ibu yang beresiko rendah dukungan sosial.

Background: Exclusive breastfeeding for six months is influenced by various factors, including the support of the surrounding environment such as spouses, family members, healthcare providers, and the community. Positive environmental support not only helps meet the mother’s physical needs but also affects emotional and hormonal conditions essential for lactation. Case Report: This article presents the case of Mrs. M, a 29-year-old primigravida experiencing anxiety in breastfeeding. Her infant showed decreased weight gain, accompanied by insufficient milk production. Work-related stress led her to consider using formula milk. Psychologically, she experienced declining self-confidence in breastfeeding and fatigue from juggling work and childcare responsibilities. Interventions included psychosocial counseling, breastfeeding technique education, enhancement of maternal self-efficacy, and reinforcement of family support. These efforts successfully reduced maternal anxiety, improved milk production and breastfeeding comfort, and strengthened family involvement in supporting the breastfeeding process. Mrs. M ultimately succeeded in maintaining exclusive breastfeeding until her infant reached six months of age. Conclusion: Psychosocial support from the surrounding environment plays a significant role in the success of exclusive breastfeeding. Continuous psychosocial-based assistance is essential to optimize exclusive breastfeeding outcomes, especially among mothers at risk of low social support.

 

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30