HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) DIARE
Kata Kunci:
PHBS, KLB Diare, Sanitasi, Kesehatan MasyarakatAbstrak
Penyakit diare tetap menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan, sering kali berkaitan dengan kegagalan perilaku individu dan higiene sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) Diare. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analitik observasional melalui pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang diambil dari populasi masyarakat terdampak KLB diare. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden memiliki PHBS kurang baik sebesar 60% (18 orang) dan angka kejadian diare mencapai 56,7% (17 orang). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pada kelompok PHBS kurang baik, sebanyak 83,3% responden mengalami diare. Secara statistik, ditemukan hubungan yang signifikan antara PHBS dengan kejadian diare dengan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah perilaku hidup bersih dan sehat yang buruk secara nyata meningkatkan risiko terjadinya KLB diare. Disarankan perlunya penguatan edukasi personal higiene dan perbaikan infrastruktur sanitasi di titik-titik rawan penyakit.
Diarrheal disease remains a significant global health challenge, often related to failures in individual behavior and environmental sanitation hygiene. This study aims to analyze the relationship between Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) and Extraordinary Events (KLB) of Diarrhea. The research method used was quantitative with an observational analytical design through a cross-sectional approach. The study sample consisted of 30 respondents drawn from the population affected by the diarrhea outbreak. Data collection was carried out using questionnaires and interviews, then analyzed using the Chi-Square statistical test. The results of the univariate analysis showed that the majority of respondents had poor PHBS at 60% (18 people) and the incidence of diarrhea reached 56.7% (17 people). The results of the bivariate analysis showed that in the poor PHBS group, 83.3% of respondents experienced diarrhea. Statistically, a significant relationship was found between PHBS and the incidence of diarrhea with a p-value = 0.001 (p < 0.05). The conclusion of this study is that poor clean and healthy living behavior significantly increases the risk of diarrhea outbreaks. It is recommended that personal hygiene education and sanitation infrastructure be strengthened in disease-prone areas.




