HUBUNGAN LAMA SAKIT DENGAN KEJADIAN LUKA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI KLINIK SYAHRUL HUSADA DESA LIMBONG

Penulis

  • Devi Herdini Saragih Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nofi Susanti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Kata Kunci:

Diabetes Melitus, Lama Sakit, Luka Kaki Diabetikum

Abstrak

Lama sakit diabetes diduga berperan penting terhadap risiko terjadinya luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama sakit diabetes melitus dengan kejadian luka kaki pada pasien di Klinik Syahrul Husada, Desa Limbong, Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 63 orang penderita diabetes melitus yang ditentukan dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lama sakit diabetes dengan kejadian luka kaki (p = 0,002). Pasien yang menderita diabetes lebih dari 5 tahun memiliki risiko lebih besar mengalami luka dibandingkan dengan pasien yang menderita ≤5 tahun. Kesimpulannya, lama sakit berhubungan secara bermakna dengan kejadian luka kaki pada penderita diabetes melitus. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi perawatan kaki, kontrol glikemik yang baik, dan pemantauan jangka panjang bagi pasien.

The duration of diabetes is considered an important factor influencing the risk of ulcer occurrence. This study aimed to determine the relationship between the duration of diabetes mellitus and the incidence of foot ulcers among patients at Syahrul Husada Clinic, Limbong Village, Serdang Bedagai Regency. This study employed an analytic method with a cross-sectional design. The sample consisted of 63 diabetes mellitus patients selected through total sampling. Data were collected using questionnaires, interviews, and observations, and were analyzed with Fisher’s Exact Test at a 95% confidence level. The results showed a significant relationship between the duration of diabetes and the incidence of foot ulcers (p = 0.002). Patients who had diabetes for more than five years were more likely to develop ulcers compared to those who had diabetes for ≤5 years. In conclusion, the duration of illness is significantly associated with the incidence of diabetic foot ulcers. Preventive efforts are needed through continuous education, proper foot care, good glycemic control, and long-term monitoring of patients.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30