HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU JAJAN ANAK USIA SEKOLAH DASAR
Kata Kunci:
Anak Sekolah Dasar, Pola Asuh, Perilaku JajanAbstrak
Perilaku jajan yang tidak sehat pada anak sekolah dasar berisiko menyebabkan masalah gizi dan penyakit akut seperti diare. Pola asuh orang tua berperan penting dalam mengarahkan kebiasaan konsumsi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku jajan anak usia sekolah dasar di SD Negeri 1 Nyuhtebel. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa di SD Negeri 1 Nyuhtebel sebanyak 127 orang, dengan sampel berjumlah 97 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pola asuh dan perilaku jajan, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan (62,9%). Pola asuh otoriter mendominasi sebanyak 82 responden (84,5%), sedangkan pola asuh demokratis sebanyak 15 responden (15,5%). Sebanyak 74 anak (76,3%) memiliki perilaku jajan tidak sehat dan hanya 23 anak (23,7%) yang memiliki perilaku jajan sehat. Berdasarkan uji statistik Rank Spearman, diperoleh nilai p-value sebesar 0,309 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi (r) sebesar -0,104. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perilaku jajan anak usia sekolah dasar di SD Negeri 1 Nyuhtebel. Hasil ini kemungkinan disebabkan oleh faktor lingkungan sekolah dan pengaruh teman sebaya yang lebih dominan saat anak berada di luar pengawasan orang tua. Selain itu, ketersediaan jajanan tidak sehat di sekitar sekolah menjadi faktor pendukung yang memperkuat perilaku jajan buruk meskipun pola asuh tertentu telah diterapkan di rumah.
Unhealthy snacking behavior in elementary school children poses a risk of nutritional problems and acute illnesses such as diarrhea. Parenting styles play a crucial role in guiding children's consumption habits. This study aims to determine the relationship between parenting styles and the snacking behavior of elementary school-aged children at SD Negeri 1 Nyuhtebel. This study employed a descriptive correlational design with a cross-sectional approach. The population consisted of 127 students at SD Negeri 1 Nyuhtebel, with a sample of 97 respondents selected using the Slovin formula. Data were collected via parenting style and snacking behavior questionnaires and analyzed using the Rank Spearman correlation test. The results showed that the majority of respondents were female (62,9%). Authoritarian parenting style dominated with 82 respondents (84,5%), while authoritative (democratic) parenting style accounted for 15 respondents (15,5%). A total of 74 children (76,3%) exhibited unhealthy snacking behavior, and only 23 children (23,7%) exhibited healthy snacking behavior. Based on the Rank Spearman statistical test, the p-value was 0,309 (p > 0,05) with a correlation coefficient (r) of -0,104. This indicates that there is no significant relationship between parenting styles and the snacking behavior of elementary school-aged children at SD Negeri 1 Nyuhtebel. This result is likely due to the school environment and peer influence, which are more dominant when children are outside of parental supervision. Furthermore, the availability of unhealthy snacks around the school serves as a supporting factor that reinforces poor snacking behavior despite the implementation of specific parenting styles at home.




