HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DAN ISPA PADA BALITA GIZI KURANG DI DESA MATANG PUNTONG DAN DESA LAGA BARO KECAMATAN SAMUDERA KABUPATEN ACEH UTARA
Kata Kunci:
ASI Ekslusif, ISPA, Gizi Kurang, BalitaAbstrak
Kesehatan merupakan investasi sumber daya manusia (SDM) yang paling mahal bahkan tak ternilai harganya. Terutama kesehatan pada balita yang memerlukan perhatian khusus untuk kecukupan status gizinya sejak lahir, bahkan sejak dalam masa kandungan. Balita akan sehat apabila sejak awal kehidupannya sudah diberi makanan sehat dan seimbang sehingga kualitas SDM yang dihasilkan menjadi optimal. Tujuan penelitian ini untuk melihat Hubungan Pemberian ASI Eklusif dan ISPA pada Balita Gizi Kurang di Desa Matang Puntong dan Laga Baro Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara. Jenis Penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data di peroleh dari hasil wawancara dan kuesioner. Populasi penelitian ini ibu yang memiliki balita gizi kurang di desa Matang Puntong dan desa Laga baro berjumlah 32 orang. Penelitian ini dilaksanakan 19-26 Mei 2025. Analisa yang digunakan analisa bivariat untuk mengetahui hubungan dengan menggunakan uji statistic Chi-Square tes p-value=0.004. Hasil penelitian di peroleh 28 balita tidak mendapat ASI Ekslusif mengalami gizi kurang, didapatkan bahwa nilai probabilitas (p-value) Chi-square sebesar 0.004 <a (0,05), dan 23 balita yang terinfeksi ISPA mengalami gizi kurang, didapatkan bahwa nilai probabilitas (p-value) Chi-square sebesar 0.004 < a (0,05). Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan Pemberian ASI Eklusif dan ISPA pada Balita Gizi Kurang di Matang Puntong dan Desa Laga Baro Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara. Diharapkan para ibu, khususnya yang memiliki balita dengan status gizi kurang, lebih memahami pentingnya pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan anak sebagai langkah preventif terhadap penyakit seperti ISPA.
Health is the most expensive investment in human resources (HR) that is even priceless. Especially the health of toddlers who require special attention for adequate nutritional status since birth, even since in the womb. Toddlers will be healthy if they are given healthy and balanced food from the beginning of their lives so that the quality of the human resources produced is optimal. The purpose of this study was to see the Relationship between Exclusive Breastfeeding and ARI in Undernourished Toddlers in Matang Puntong and Laga Baro Villages, Samudera District, North Aceh Regency. The type of research used was quantitative with a cross-sectional approach. Data collection was obtained from interviews and questionnaires. The population of this study were mothers who had undernourished toddlers in Matang Puntong Village and Laga Baro Village totaling 32 people. This study was conducted on May 19-26, 2025. The analysis used bivariate analysis to determine the relationship using the Chi-Square statistical test p-value = 0.004. The results of the study obtained 28 toddlers who did not receive exclusive breastfeeding experienced malnutrition, it was found that the probability value (p-value) of Chi-square was 0.004 <a (0.05), and 23 toddlers infected with ARI experienced malnutrition, it was found that the probability value (p-value) of Chi-square was 0.004 <a (0.05). Thus, it can be concluded that there is a relationship between Exclusive Breastfeeding and ARI in Undernourished Toddlers in Matang Puntong and Laga Baro Villages, Samudera District, North Aceh Regency. It is hoped that mothers, especially those who have toddlers with poor nutritional status, will better understand the importance of providing exclusive breastfeeding for the first 6 months of a child's life as a preventive measure against diseases such as ISPA.




