PENGARUH TERAPI AKUPRESUR TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS 3 DENPASAR UTARA

Penulis

  • I Putu Budiana Stikes Wira Medika Bali
  • Ni Wayan Suniyadewi Stikes Wira Medika Bali
  • Sang Ayu Ketut Candrawati Stikes Wira Medika Bali

Kata Kunci:

Akupresure, Tekanan Darah, Hipertensi

Abstrak

Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Upaya pengendalian tekanan darah tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga dapat didukung dengan terapi nonfarmakologis, salah satunya adalah terapi akupresur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupresur terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas 3 Denpasar Utara. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Terapi akupresur diberikan dengan penekanan pada titik-titik akupresur tertentu selama 15–20 detik. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi rata-rata tekanan darah sebelum terapi adalah 149/79mmhg, sedangkan setelah terapi menurun menjadi 144/70, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah pemberian terapi akupresur, dengan perbedaan yang bermakna secara statistik (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terapi akupresur berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Terapi akupresur dapat dijadikan sebagai alternatif terapi komplementer yang aman, mudah diterapkan, serta mendukung asuhan keperawatan holistik pada pasien hipertensi.

Hypertension is a chronic health problem with an increasing prevalence and a high risk of serious complications such as heart disease and stroke. Blood pressure control is not only achieved through pharmacological treatment but can also be supported by non-pharmacological therapies, one of which is acupressure therapy. This study aimed to determine the effect of acupressure therapy on blood pressure in patients with hypertension in the working area of Puskesmas 3 North Denpasar. This study employed a quantitative design with a one-group pretest–posttest approach. The sample consisted of 20 patients with hypertension selected using purposive sampling. Acupressure therapy was administered by applying pressure to specific acupressure points for 15–20 seconds. Blood pressure was measured before and after the intervention The average blood pressure before therapy was 149/79 mmHg, while after the therapy it decreased to 144/70 mmHg. and analyzed using a paired sample t-test. The results showed a reduction in both systolic and diastolic blood pressure after acupressure therapy, with statistically significant differences (p < 0.05). These findings indicate that acupressure therapy has a significant effect on reducing blood pressure in patients with hypertension. Acupressure therapy can be used as a safe and easily applicable complementary therapy that supports holistic nursing care for patients with hypertension.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30