GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN RISIKO TINGGI DALAM KEHAMILAN DI RSU CUT MEUTIA ACEH UTARA

Penulis

  • Suherlita Poltekkes Aceh
  • Myrna Lestari AB Poltekkes Aceh
  • Nizan Mauyah Poltekkes Aceh

Kata Kunci:

Ibu Hamil, Kehamilan Risiko Tinggi, Angka Kematian Ibu, Edukasi Kesehatan

Abstrak

Latar Belakang: Angka kematian ibu masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Aceh Utara. Pengetahuan ibu hamil tentang risiko kehamilan berperan penting dalam pencegahan komplikasi. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil dan kejadian kehamilan risiko tinggi di RSU Cut Meutia Aceh Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif cross-sectional terhadap 63 responden ibu hamil. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil : Sebagian besar responden memiliki pengetahuan sedang (36,5%) dan tinggi (31,7%), sedangkan pengetahuan rendah sebanyak 31,7%. Kejadian kehamilan risiko tinggi ditemukan pada 50,7% responden, dengan faktor risiko terbanyak adalah usia >35 tahun dan riwayat obstetri. Kesimpulan : Mayoritas ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan sedang hingga tinggi, namun kejadian kehamilan risiko tinggi masih cukup tinggi. Diperlukan edukasi kesehatan berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Saran: Tenaga kesehatan diharapkan lebih aktif dalam memberikan edukasi kepada ibu hamil mengenai risiko kehamilan dan pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin guna mencegah terjadinya komplikasi selama masa kehamilan.

Background : Maternal mortality remains a health concern in Indonesia, including in North Aceh. Pregnant women’s knowledge about pregnancy risks plays a crucial role in preventing complications. Objective : To describe the level of knowledge of pregnant women and the incidence of high-risk pregnancies at Cut Meutia General Hospital, North Aceh. Methods : This descriptive cross-sectional study involved 63 pregnant women. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed univariately using frequency and percentage distributions. Results : Most respondents had moderate (36.5%) and high (31.7%) knowledge levels, while 31.7% had low knowledge. High-risk pregnancies were found in 50.7% of respondents, with the most common risk factors being age >35 years and obstetric history. Conclusion: Most pregnant women had moderate to high knowledge levels, yet the incidence of high-risk pregnancies remains relatively high. Continuous health education is needed to improve maternal knowledge. Suggestion : Health workers are expected to be more proactive in educating pregnant women about pregnancy risks and the importance of regular antenatal check-ups as a preventive measure against complications during pregnancy.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-31