DATA EKSPOR DAN IMPOR TEKSTIL INDONESIA DI KAWASAN ASIA: ANALISIS MENDALAM TAHUN 2025
Kata Kunci:
Perdagangan Internasional, Tekstil, Ekspor, Impor, Kawasan Asia, Kebijakan Perdagangan, Daya SaingAbstrak
Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan sektor strategis dalam perekonomian Indonesia yang menyerap lebih dari 3,7 juta tenaga kerja secara langsung. Kawasan Asia memainkan peran krusial sebagai mitra dagang utama, dengan Jepang dan Korea Selatan sebagai pasar terbesar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ekspor dan impor tekstil Indonesia di kawasan Asia tahun 2025, mengidentifikasi faktor-faktor struktural yang memengaruhi kinerja perdagangan, serta merumuskan proyeksi dan strategi pengembangan industri TPT ke depan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Perindustrian, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor tekstil Indonesia ke Jepang mencapai USD 513,9 juta dan ke Korea Selatan USD 492,77 juta pada 2023, dengan tren pertumbuhan positif sebesar 3,8% di awal 2025. Di sisi impor, ketergantungan pada Tiongkok masih menjadi tantangan struktural utama, meskipun tercatat penurunan sebesar 36,6% pada Februari 2025. Kementerian Perindustrian memproyeksikan pertumbuhan ekspor TPT rata-rata 3,17% per tahun hingga 2028. Strategi yang direkomendasikan meliputi diversifikasi pasar ke ASEAN, pengembangan tekstil teknis bernilai tambah tinggi, pemanfaatan RCEP, serta penguatan SDM dan teknologi produksi.
The textile and textile product (TPT) industry is a strategic sector in Indonesia's economy, directly employing more than 3.7 million workers. The Asian region plays a crucial role as Indonesia's main trading partner, with Japan and South Korea as the largest markets. This study aims to analyze the condition of Indonesia's textile exports and imports in the Asian region in 2025, identify structural factors affecting trade performance, and formulate projections and development strategies for the TPT industry. A descriptive qualitative method was employed using secondary data from the Central Statistics Agency (BPS), the Ministry of Industry, and relevant academic literature. The findings reveal that Indonesia's textile exports to Japan reached USD 513.9 million and to South Korea USD 492.77 million in 2023, with a positive growth trend of 3.8% at the beginning of 2025. On the import side, dependence on China remains a major structural challenge, although a decline of 36.6% was recorded in February 2025. The Ministry of Industry projects average export growth of 3.17% per year through 2028. Recommended strategies include market diversification to ASEAN, development of high-value technical textiles, utilization of RCEP, and strengthening of human resources and production technology.


