PENGARUH BELANJA DAERAH, MITRA LOKAL, DAN DANA ALOKASI UMUM (DAU) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2016–2025
Kata Kunci:
Belanja Daerah, Mitra Lokal, Dana Alokasi Umum (DAU), Pertumbuhan Ekonomi, Nusa Tenggara BaratAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja daerah, mitra lokal, dan Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2016–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda, menggunakan data sekunder dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan serta laporan keuangan daerah NTB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja daerah berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, Dana Alokasi Umum (DAU) juga memiliki pengaruh positif meskipun ketergantungan yang tinggi dapat menurunkan kemandirian fiskal daerah, sedangkan keterlibatan mitra lokal terbukti memperkuat efek pengganda lokal (local multiplier effect) yang mendorong peningkatan daya beli masyarakat dan penciptaan lapangan kerja. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi NTB. Penelitian ini menegaskan pentingnya kebijakan fiskal daerah yang berorientasi pada efisiensi belanja, optimalisasi DAU, serta peningkatan peran mitra lokal dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan.
This study aims to analyze the influence of regional expenditure, local partners, and the General Allocation Fund (DAU) on economic growth in West Nusa Tenggara Province (NTB) during the period of 2016–2025. The research method employed is quantitative with a multiple linear regression approach, using secondary data from the Directorate General of Fiscal Balance of the Ministry of Finance and NTB’s regional financial reports. The findings reveal that regional expenditure has a significant positive effect on economic growth, while the General Allocation Fund (DAU) also contributes positively, although excessive dependence on it may reduce regional fiscal independence. Moreover, the involvement of local partners strengthens the local multiplier effect, which enhances household purchasing power and generates employment opportunities. Simultaneously, these three variables significantly contribute to NTB’s economic growth. This study emphasizes the importance of regional fiscal policies oriented toward efficient spending, optimization of DAU, and the empowerment of local partners to achieve sustainable economic development.


