ANALISIS PENGARUH HARGA EMAS, INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN, DAN TOTAL ASSET TURNOVER TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2025

Penulis

  • Faren Audrey Gionadi Universitas Lampung
  • Agrianti Komalasari Universitas Lampung

Kata Kunci:

Kinerja Keuangan, Harga Emas, IHSG, Return On Aset, Total Aset Turnover

Abstrak

Sektor pertambangan merupakan salah satu kontributor terbesar terhadap penerimaan negara Indonesia dan dikenal sebagai industri yang padat modal, sehingga kinerja keuangannya dapat dipengaruhi oleh harga komoditas dan kondisi pasar modal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Harga Emas, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2025, yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan data sekunder tahunan dari 14 perusahaan pertambangan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan Random Effect Model (REM) setelah melalui pengujian asumsi klasik, dengan total 70 observasi perusahaan-tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harga Emas berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ROA, sedangkan IHSG dan TATO masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Hasil tersebut menunjukkan bahwa fluktuasi harga emas tidak memberikan pengaruh yang kuat terhadap profitabilitas perusahaan pertambangan, sementara kondisi pasar modal dan efisiensi penggunaan aset memiliki keterkaitan yang lebih kuat dengan kinerja keuangan. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada 14 perusahaan selama periode lima tahun serta penggunaan proksi tahunan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen dan investor dalam menyusun strategi bisnis dan investasi yang lebih responsif terhadap dinamika harga emas, IHSG, dan efisiensi penggunaan aset.

The mining sector was among Indonesia's largest contributors to state revenue and was widely recognized as a capital-intensive industry, making its financial performance sensitive to commodity prices and capital market conditions. This study analyzed the effect of Gold Price, the Indonesia Composite Index (IHSG), and Total Asset Turnover (TATO) on the financial performance of mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2021–2025, measured through Return on Asset (ROA). Secondary annual data from 14 purposively sampled mining companies were analyzed using panel data regression with the Random Effect Model (REM), following classical assumption testing, which yielded 70 firm-year observations. The results showed that Gold Price had a negative and insignificant effect on ROA, while IHSG and TATO each had a positive and significant effect. These findings indicated that gold price fluctuations did not strongly influence mining firms' profitability, whereas capital market conditions and asset efficiency were more dominant determinants of financial performance. The study was limited to 14 firms over a five-year period and relied on annual return proxies. Its findings were expected to guide management and investors in formulating business and investment strategies more responsive to gold price, IHSG, and asset efficiency dynamics.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-31