ANALISIS PEMILIHAN MARKETPLACE TERBAIK BERDASARKAN PREFERENSI KONSUMEN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DI WILAYAH KOTA DEPOK
Kata Kunci:
Marketplace, Preferensi Konsumen, Simple Additive Weighting, SPKAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan e-commerce yang pesat menciptakan persaingan ketat antarplatform marketplace di Indonesia, seperti Shopee, Tokopedia, Lazada dan TikTok Shop. Banyaknya alternatif platform sering kali menimbulkan kebingungan bagi konsumen dalam menentukan platform marketplace terbaik berdasarkan persepsi konsumen di Wilayah Kota Depok dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Evaluasi dilakukan berdasarkan lima kriteria utama, yaitu Harga (C1), Promo/Voucher (C2), Keamanan (C3), Kemudahan Penggunaan Aplikasi (C4), dan Kecepatan Pengiriman (C5). Data Primer dihimpun melalui penyebaran kuesioner kepada 82 responden warga Kota Depok yang dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil analisis menunjukan bahwa metode Simple Additive Weighting (SAW) berhasil memberikan rekomendasi keputusan secara sistematis. Berdasarkan perhitungan nilai preferensi akhir, Lazada (A3) menempati peringkat pertama sebagai platform marketplace terbaik dengan skor tertinggi sebanyak 0,9737. Posisi kedua ditempati oleh Shopee (A1) dengan skor 0,9469, diikuti oleh TikTok Shop (A4) dengan skor 0,9188, dan posisi terakhir ditempati oleh Tokopedia (A2) dengan skor 0,8866. Kemenangan Lazada (A3) didorong oleh tingginya performa pada kriteria Keamanan (C3) yang terpercaya dalam meminimalisir risiko transaksi, serta konsistensi nilai yang stabil dan tinggi pada kriteria lainnya seperti kemudahan Penggunaan Aplikasi (C4) dan Promo/Voucher (C2). Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen marketplace untuk mengevaluasi strategi bersaing berdasarkan elemen kriteria yang dinilai rendah oleh konsumen.


