PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN: ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE (ESG) SEBAGAI VARIABEL MODERASI

Penulis

  • Delia Putri Zainal Universitas Lampung
  • Fitra Dharma Universitas Lampung
  • Ratna Septiyanti Universitas Lampung

Kata Kunci:

Kinerja Perusahaan, Kepemilikan Asing, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Keluarga, Pengungkapan ESG

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan asing, kepemilikan institusional, dan kepemilikan keluarga terhadap kinerja perusahaan serta peran pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian terdiri atas 26 perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024, dengan total 104 observasi perusahaan-tahun yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan keuangan perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan EViews 13. Umur perusahaan dan Debt to Equity Ratio (DER) digunakan sebagai variabel kontrol. Hasil model pengaruh langsung menunjukkan bahwa kepemilikan asing, kepemilikan institusional, dan kepemilikan keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA). Namun, pada model moderasi, interaksi pengungkapan ESG dengan masing-masing jenis kepemilikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Kepemilikan institusional juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan ketika ESG berada pada nilai rata-ratanya. Temuan ini menunjukkan bahwa pengungkapan ESG memperkuat hubungan antara ketiga jenis kepemilikan dan kinerja perusahaan. Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai peran pengungkapan ESG dalam hubungan struktur kepemilikan dan kinerja perusahaan pada subsektor makanan dan minuman di Indonesia.

This study examines the effects of foreign, institutional, and family ownership on firm performance and tests the moderating role of Environmental, Social, and Governance (ESG) disclosure. The sample consists of 26 food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2021–2024, yielding 104 firm-year observations selected through purposive sampling. Secondary data were collected from annual reports, sustainability reports, and financial statements. The data were analyzed using panel data regression and Moderated Regression Analysis (MRA) in EViews 13, with firm age and the Debt to Equity Ratio (DER) as control variables. The direct-effect model shows that foreign, institutional, and family ownership do not have statistically significant effects on Return on Assets (ROA). In the moderation model, however, the interaction terms between ESG disclosure and each ownership type are positive and statistically significant. Institutional ownership also has a positive and significant coefficient when ESG disclosure is at its mean value. These findings indicate that ESG disclosure strengthens the relationship between each ownership type and ROA. The study contributes evidence on the role of ESG disclosure in the ownership–performance relationship among Indonesian food and beverage companies.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-31